109 Rabu, 19 Maret 2014 | 11:10:13

Pemerintah Perlu Intervensi Pasokan Rumah

Pemerintah Perlu Intervensi Pasokan Rumah

Pemerintah diminta mengintervensi pasokan rumah, tidak sebatas intervensi terhadap sisi permintaan rumah. Beberapa aspek penting dalam intervensi pasokan adalah pengadaan lahan dan infrastruktur terkait.

“Selama ini intervensi pemerintah dari segi penguatan daya beli untuk mendongkrak permintaan, sekalipun hasilnya juga belum maksimal,” ujar Himawan Arief, Direktur Utama Perum Perumnas , di Jakarta, Senin (17/3).

Intervensi dalam bentuk pengadaan lahan dan infrastruktur terkait, tambahnya, bisa mengerem lonjakan harga rumah. Saat ini, kata dia, harga rumah terus membubung seiring laju ekspansi para pengembang properti di Indonesia. Ekspansi atau investasi merupakan konsekuensi logis dari upaya pengembang mendapatkan keuntungan.

Di sisi lain, katanya, harga bahan baku pembangunan rumah dan harga lahan terus meningkat. Karena itu, laju pertumbuhan industri properti juga mendorong harga rumah ikut meningkat. Hal itu juga berimbas pada harga rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ikut terkerek naik.

“Wajar saja jika para pengembang meminta harga rumah untuk MBR juga ikut dinaikkan oleh pemerintah," kata dia.

Selama ini, lanjutnya, harga rumah untuk MBR diatur oleh pemerintah melalui keputusan menteri.

“Perumnas tentu saja mengikuti ketentuan harga tersebut,” katanya.

Indonesia masih mengalami defisit pasokan rumah (backlog) hingga 15 juta unit pada 2013. Permintaan rumah untuk MBR masih cukup tinggi sehingga mendorong pengembang terus ekspansi membangun hunian tapak.

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita