192 Jum'at, 07 Maret 2014 | 09:54:42

2019 Indonesia Kejar Target Kota Tanpa Pemukiman Kumuh

2019 Indonesia Kejar Target Kota Tanpa Pemukiman Kumuh

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) melalui Ditjen Cipta Karya tengah mengejar target Indonesia tanpa pemukiman kumuh pada 2019. Untuk mengejar target tersebut, upaya yang dilakukan Kemenpu adalah pemenuhan kebutuhan hunian dan peningkatan kualitas hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana pendukung, untuk memenuhi ketersediaan infrastruktur dasar dan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Menurut Imam S. Ernawi, Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kemenpu, ada tiga indikator yang akan dicanangkan untuk mengejar target ini.

"Pertama, berkurangnya proporsi rumah tangga yang menempati hunian dan permukiman tidak layak, menjadi nol persen. Kedua, meningkatnya akses penduduk terhadap air minum layak menjadi 100 persen, serta yang ketiga, meningkatnya akses sanitasi menjadi 100 persen"  jelasnya yang dikutip dari situs Kemenpu, Jumat (7/3/2014).

Dia menyebut, untuk tahun 2014 Kemenpu menargetkan akan mengurangi pemukiman kumuh di kota-kota Indonesia sebesar 12 persen, atau sekitar 7,2 juta kepala keluarga (KK). Dirinya memperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp22 triliun untuk membangun prasarana, sarana air minum hingga sanitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Sehingga pada tahun 2015 nanti, dari sekitar 330 kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan program karena memiliki SPM, bisa berkurang separuhnya karena sikap pasif mereka,” tambahnya.

Sementara itu, lanjut dia, untuk menghapus pemukiman kumuh yang berskala berat ada dua langkah yang akan dilakukan. Pertama, jika pemukiman yang didirikan diatas tanah ilegal, warga harus direlokasi ke Rusunawa yang sudah dibangun.Kedua, jika pemukiman kumuh tersebut dibangun diatas tanah legal, maka disana akan diterapkan program peningkatan kualitas lingkungan permukimannya seperti yang diterapkan dalam program Kampung Improvement Program (KIP) untuk miskin perkotaan (Miskot). (wdi)    

Sumber : Okezone


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita