104 Jum'at, 28 Februari 2014 | 10:16:02

Karaoke Liar dan Panti Pijat di Semarang Dihancurkan

Karaoke Liar dan Panti Pijat di Semarang Dihancurkan

Suara dentuman palu terdengar riuh di Jalan Onta Semarang tepatnya di pinggir sungai Kanal Banjir Timur. Suara itu berasal dari palu yang menghancurkan dinding bangunan karaoke dan panti pijat liar yang bandel. Sekitar 12 truk silih berganti datang mengangkut barang-barang yang ada dari dalam bangunan permanen dan semi permanen di lokasi. Sempat terjadi ketegangan karena penghuni yang tidak terima karena sambungan listrik mereka ikut dicabut. Meski demikian eksekusi tetap dilanjutkan oleh ratusan personel satpol PP.

Kepala bidang operasional Satpol PP Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan pihaknya mengerahkan 130 personel untuk melakukan penertiban terhadap 35 bangunan liar itu. Setidaknya sudah tiga kali sosialisasi dan penyegelan dilakukan, namun tempat karaoke dan panti pijat itu tetap membandel.

"Sosialisasi dan penyegelan sudah tiga kali dan digunakan lagi untuk itu. Maka dilakukan pembongkaran," kata Aniceto, Kamis (27/2/2014).

Sementara itu, Lurah Pandean Lamper, Sri Indrayati mengatakan karaoke dan panti pijat liar itu meresahkan warga sekitar. Apalagi para pekerjanya banyak yang masih di bawah umur.

"Dulunya hanya 5 sampai 7 bangunan. Tapi setelah yang ada di dekat Masjid Agung Jawa Tengah ditertibkan, pada pindah ke sini," kata Sri.

Barang-barang seperti speaker dan perabotan lainnya diangkut menggunakan truk menuju kantor Satpol PP Kota Semarang di Semarang Barat. Aniceto menegaskan, barang-barang tersbut sudah tidak mungkin dikembalikan lagi ke pemiliknya.

"Sudah tidak boleh diambil, dulu diambil terus diulangi lagi bikin seperti itu," tegasnya.

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita