184 Kamis, 20 Februari 2014 | 12:44:35

Yuk, Intip Pasar Sekunder di Alam Sutera

Yuk, Intip Pasar Sekunder di Alam Sutera

Tak dapat dipungkiri, Kota Jakarta memiliki magnet yang luar biasa bagi masyarakat di sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Lihat saja, setiap pagi hari banyak masyarakat yang menuju Jakarta untuk pergi ke kantor di Jakarta. Dan pengaruhnya, membuat Jakarta di hari kerja semakin macet dan semerawut.

Menurut Iyan Zheng, salah seorang broker, keadaan Jakarta yang tidak seimbang dengan luas wilayah dengan penduduknya memaksa perkembangan kawasan sub-urban seperti Alam Sutera, Serpong, Tangerang. “Sarana dan prasarana infrastruktur Serpong khususnya Alam Sutera tidak kalah dengan ibukota Jakarta,” ungkapnya (19/2).

Kemacetan dan kebanjiran salah satu berkembangnya kawasan sub-urban seperti Alam Sutera.

“Tingkat permintaan hunian di Alam Sutera demikian besar apalagi untuk masyarakat kelas atas. Pasalnya, pasar sekunder tanah kavling di kawasan ini bisa mencapai Rp14,5juta hingga Rp16 juta/m2. Dan itu landed house sudah mencapai Rp3 miliar untuk luas tanah mulai dari 200 m2,” paparnya.

Bagi mereka yang memiliki ‘kantong’ terbatas dan memilih tinggal di Alam Sutera bisa mencari hunian vertikal. “Pengembang Alam Sutera memasarkan apartemen di kawasan itu dengan harga kurang dari Rp1 miliar,” tandas Iyan.

Bisa dikatakan kenaikan per tahun landed house di Alam Sutera pada 2013-2014 mencapai 10-15%.

“Keadaan lebih baik pada 2010-2012 kenaikan bisa mencapai 20%-30% per tahunnya,” ungkap Iyan.

Sementara pasar sekunder untuk komersial sewa di kawasan Alam telah mencapai Rp70 juta/m2 hingga Rp250 juta/m2 .

“Harga yang paling berada di depan mal Living World dan yang paling murahnya berada di Jalan Sutera Boulevard. Dan kebanyakan orang lebih memilih untuk disewakan komersialnya karena tingkat harganya lebih bagus dibandingkan untuk dijual,” kata Iyan.  

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita