155 Rabu, 19 Februari 2014 | 11:45:53

Pembenahan Saluran Air Rusun Komarudin Terkendala Peraturan

Pembenahan Saluran Air Rusun Komarudin Terkendala Peraturan

Pembenahan dan perbaikan saluran air di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Komarudin, Cakung, Jakarta Timur, yang tidak berfungsi normal terkendala aturan.  Rencana pembangunan sodetan dari saluran air di internal Rusun ke saluran makro belum dapat dilakukan Suku Dinas Pekerjaan Umum (SDPU) Tata Air Jakarta Timur lantaran harus melalui lelang yang dilakukan oleh ULP atau Unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Kasie Perencanaan SDPU Tata Air Jakarta Timur, Wahyudianto, mengatakan, pihaknya telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk pembuatan sodetan saluran air. Namun, kebijakan baru mengharuskan proses lelang dilakukan oleh ULP.

"Sekarang kalau kami yang melakukan pelelangan maka akan dianggap tidak sah. Sebab berdasarkan Perpres nomor 70/2011 tentang pengadaan barang dan jasa, pelelangan hanya boleh dilakukan oleh ULP," kata Wahyudianto kepada wartawan, Selasa (18/2).

Sementara ULP yang memiliki kewenangan melelang masih dalam proses pembentukan di tingkat provinsi. Padahal di provinsi lain kebijakan baru ini sudah berjalan.

"Kami berharap lelang itu dilakukan secepatnya. Namun sayangnya di DKI sendiri ULP masih dalam proses pembentukan. Padahal di provinsi lain, seperti di Jawa Barat sudah memberlakukan kebijakan ini," kata Wahyudianto.

Wahyudianto menerangkan, dalam rangka memperbaiki saluran di Rusunawa Komarudin, pada 2013 lalu, pihaknya telah mengajukan anggaran pembuatan sodetan saluran air untuk tahun anggaran 2014 sebesar Rp 4 miliar.

Nantinya sodetan yang akan dibangun memiliki lebar sekitar 1,5 hingga dua meter dengan panjang sekitar 600 meter. Saluran air di internal Rusunawa Komarudin akan disodet menuju saluran makro Sentra Primer melalui Perumahan Eramas Primer. [F-5]

Sumber : Suara Pembaruan

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita