278 Senin, 17 Februari 2014 | 09:02:33

Harga Tanah di Solo Baru Tandingi Jakarta

Harga Tanah di Solo Baru Tandingi Jakarta

Kawasan bisnis baru di wilayah Selatan dari Kota Solo, tepatnya di Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, tumbuh pesat. Hal itu seiring dengan munculnya pusat perbelanjaan modern, perhotelan, hiburan, perumahaan elit, hingga pabrik. Kondisi itu mendorong kenaikan harga tanah di wilayah tersebut. Camat Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah Agustinus Setiyono mengakui, bila saat ini harga tanah di wilayah Solo Baru, mampu mengalahkan harga jual tanah di tempat lainnya, termasuk di Jakarta.

Harga tanah di sepanjang jalan Soekarno sudah mencapai harga Rp20 juta hingga Rp25 juta. Padahal, di era 1998 lalu, harga tanah masih di bawah Rp10 ribu per meternya.

"Dulunya harga per meter tanah di wilayah ini tidak sampai segitu. Terus datang investor berkantung tebal masuk ke daerah sini membuat harganya naik gila-gilaan. Ditambah maraknya makelar tanah yang ikut bermain membuat harga permeternya saat ini sudah mencapai Rp20 juta hingga Rp25 juta," papar Agustinus, di kantornya, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, baru-baru ini.

Kenaikan harga jual tanah yang cukup gila-gilaan di kawasan bisnis baru di wilayah Sukoharjo tersebut, mendorong terjadinya kenaikan tanah di wilayah lainnya. Misalnya, ungkap Agustinus, di daerah pinggiran Grogol saja, harga per meter tanah di lokasi tersebut sudah mencapai Rp12 juta.

Diakui Agustinus, kenaikan harga tanah tidak terlepas dari perkembangan Solo Baru yang berada di titik strategis simpul pertemuan ekonomi antara Sukoharjo dan daerah-daerah lainnya yang berdekatan termasuk Kota Solo.

Dengan kenaikan tersebut tak dapat dipungkiri, Solo Baru mampu menghasilkan pendapatan asli daerah terbesar dibandingkan daerah-daerah lainnya di wilayah Sukoharjo. Termasuk dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan bangunan (BPHTB).

Pasalnya, nilai jual tanah, menjadi acuan besaran BPHTB yang dibayarkan pemilik kepada pemerintah. Sehingga kawasan ini menjadi lokomotif pertumbuhan sektor bisnis sekaligus menjadi tolak ukur harga tanah diwilayah lainnya.

"Solo Baru akan menjadi magnet kuat bagi masyarakat di Soloraya. Apalagi penanaman investasi di Solo Baru masih terus berjalan," pungkasnya. (rhs)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita