262 Selasa, 04 Februari 2014 | 15:58:43

Izin IMB Rumah Pribadi & Perumahan di Depok Diperketat

Izin IMB Rumah Pribadi & Perumahan di Depok Diperketat

Rencana penerapan Peraturan Daerah (Perda) N0. 13 tahun 2013 tentang izin mendirikan bangunan (IMB) menjadi lebih ketat. Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Depok Sri Utomo mengatakan, nantinya salah satu syarat pengajuan IMB adalah tanah yang dimiliki harus memiliki sertifikat. Sementara bila pengajuan IMB hanya dengan menyertakan Akte Jual Beli (AJB), maka tak akan dikabulkan, atau sulit diproses.

"Perda ini akan berlaku pada bulan depan. Salah satu isinya, syarat pengajuan IMB seperti rumah pribadi, perumahan dan lainnya harus memiliki sertifikat. Tentunya, akan berdampak secara luas. Misalnya, harga tanah bersertifikat akan terdongkrak naik dan yang masih AJB akan turun," jelasnya, Selasa (4/2/2014).
 
Sri menuturkan, dalam pemberlakuan Perda tersebut memiliki tujuan dalam upaya  penertiban pengelolaan perumahan di Depok. Dia mencontohkan, sering kali saat pengukuran tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) terjadi ketidaksesuaian dengan catatan tertulis dengan fakta lapangan.
 
"Sering ditemui, seperti tertulis luas tanah 6.500 meter. Ternyata, setelah di ukur BPN cuma 6.300 meter. Padahal, untuk perumahan wajib menyediakan lahan fasos dan fasum. Kalau seperti ini, tentunya negara juga bisa merugi," terangnya.
 
Meski begitu, ia juga menyadari dalam proses pengurusan sertifikat tanah bisa memakan waktu sampai enam bulan. Untuk itu, pihaknya meminta agar BPN bisa bekerja lebih cepat dan tidak menelan waktu yang lama.
 
"Kita kan ada tahapan sosialisasi, kemungkinan untuk tahapan awal juga ada keringanan. Kita juga berkoordinasi dengan BPN untuk bisa bekerja lebih cepat," jelasnya. (rhs)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita