97 Kamis, 30 Januari 2014 | 10:38:31

REI Fokus Kembangkan 10 Kota Mandiri Baru

REI Fokus Kembangkan 10 Kota Mandiri Baru

Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) dalam kepengurusan Eddy Hussy ini menargetkan akan menggiatkan kembali pertumbuhan kota mandiri baru di Tanah Air. Langkah pertama adalah dengan mengkaji kembali kemungkinan 10 kota mandiri yang sebelumnya telah dicanangkan di era Menteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa. Eddy Hussy mengatakan, pengembangan kota mandiri baru dapat berfungsi menekan harga rumah. Selain itu juga supaya pembangunan infrastruktur merata di seluruh negeri.

“Dengan pembangunan kota baru, pembangunan akan lebih merata, tidak terkumpul di Jakarta saja atau Pulau Jawa saja misalnya,” kata Eddy di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Yuke E. Susiloputro, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Kawasan dan Kota Mandiri mengatakan, syarat berdirinya sebuah kota mandiri adalah kepemilikan economic base.

“Jadi, daerah itu punya sumber daya alam apa yang bisa menghidupi masyarakat yang di kota mandiri itu nantinya. Harus ada sumber daya alam yang bisa menopang kehidupan masyarakatnya, sehingga bisa jadi kota mandiri. Kalau tidak mandiri dia jadi kota satelit saja,” kata Yuke.

Di tahap pertama ini, Yuke berencana untuk melakukan evaluasi terhadap 10 daerah yang sebelumnya telah dicanangkan sebagai kota mandiri. Kesepuluh daerah tersebut antara lain Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Banten-DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Yuke menambahkan, untuk mengembangkan kota mandiri, setidaknya dibutuhkan lahan seluas 400 hektar sampai 500 hektar.

“Untuk investasinya tergantung daerah masing-masing. Sedangkan lama waktu kota tersebut menjadi mandiri setidaknya dibutuhkan lima tahun,” imbuhnya.

Im Suryani
Sumber : Rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita