239 Kamis, 23 Januari 2014 | 13:18:35

Kebakaran di Tengah Banjir Kampung Pulo

Kebakaran di Tengah Banjir Kampung Pulo

Dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di saat banjir melanda permukiman padat Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Kamis (23/1), terdengar lebih dari 10 kali ledakan. Ketua RW 01, Kampung Melayu, M. Haris menuturkan ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas yang dijual sebuah warung yang terbakar dalam peristiwa itu.

"Salah satu dari tiga bangunan yang terbakar itu jualan gas elpiji. Mungkin ada 10 kali ledakannya," katanya, Kamis (23/1) pagi.

Akibat ledakan tabung gas itu dengan cepat membesar dan membuat panik warganya yang sedang tertidur di pengungsian. Apalagi saat itu, angin sedang berhembus kencang.

"Hanya dalam waktu 15 menit api langsung membesar dan membakar rumah di samping dan depannya," tuturnya.

Peristiwa ini menghanguskan tiga bangunan. Namun, hanya bagian atas bangunan yang terbakar.

"Soalnya di bagian bawah masih banjir," jelasnya.

Haris mengatakan, saat kebakaran terjadi sebagian besar warganya sedang berada di Posko Pengungsian, Rumah Sakit Hermina dan Jalan Jatinegara Barat. Seorang warganya mencoba untuk memeriksa rumahnya yang masih terendam air. Tak berapa lama kemudian terdengar suara ledakan, disusul kemunculan api.

"Entah karena lilin atau listrik, yang pasti terdengar ledakan yang diduga dari tabung gas," kata Haris.

Diberitakan, kebakaran terjadi di permukiman padat ini sekitar pukul 04.00, Kamis (23/1) pagi. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Mulyanto, Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Kasie Ops Sudin Damkar dan PB) Jakarta Timur, menuturkan, kebakaran yang diduga berasal dari lilin ini menghanguskan sebanyak tiga rumah di Jalan Anwar II, RT 13/01 Kelurahan Kampung Melayu. Dikatakan, lilin yang menyala di salah satu rumah warga yang ditinggal mengungsi lupa dimatikan dan membakar rumah. Api yang dengan cepat membesar menyambar dan merembet ke dua rumah lainnya yang berdekatan.

"Kebanyakan warga kan sudah mengungsi, di salah satu rumah, ada yang masuk dan menyalakan lilin tapi lupa dimatikan hingga membakar rumah serta merembet ke rumah lain," kata Mulyanto kepada SP, Kamis (23/1) pagi.

Dikatakan, sebanyak 23 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sekitar pukul 05.20 WIB, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah lainnya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Mulyanto menyatakan, akibat kebakaran ini sebanyak enam keluarga atau 24 jiwa kehilangan tempat tinggal.

"Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 700juta," jelasnya. [F-5]

Sumber : Suara Pembaruan

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita