26 Kamis, 23 Januari 2014 | 12:09:27

Alasan Dibalik Pembangunan Rusunawa di Kampus

Alasan Dibalik Pembangunan Rusunawa di Kampus

Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun oleh Kementerian Perumahan Rakyat di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk lebih fokus belajar. Selain itu, mahasiswa yang tinggal di Rusunawa akan belajar untuk tinggal di hunian vertikal dan lebih menghemat biaya hidup selama di perguruan tinggi. Menpera Djan Faridz berharap Rusunawa ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa agar mereka lebih fokus dalam belajar selama menuntut ilmu di perguruan tinggi ini.

Salah satunya, Rusunawa Ampang Kuranji di STIKES Dharmasraya, Sumatera Barat, merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah pusat khususnya Kemenpera dalam mendorong pembangunan hunian vertikal di seluruh Indonesia.

Apalagi saat ini kebutuhan tanah untuk tempat tinggal sangat tinggi sehingga diperlukan alternatif hunian bagi masyarakat luas termasuk mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia.

Rusunawa di Kampus STIKES Dharmasraya ini dibangun sebanyak satu twin blok yang terdiri dari tiga lantai dengan kapasitas 48 unit kamar untuk mahasiswa. Sedangkan pembangunan Rusunawa tersebut dilaksakan pada tahun 2013 lalu.

“Total anggaran yang dikeluarkan Kemenpera untuk membangun Rusunawa tersebut sebesar Rp5,6 miliar,” katanya, dilansir dari laman Kemenpera, Kamis (23/1/2014).

Menpera meminta kepada pihak perguruan tinggi untuk membentuk tim pengelola sehingga bangunan vertikal tersebut tidak hanya digunakan untuk asrama mahasiswa baru saja tapi juga dimanfaatkan sebagai tempat pendidikan untuk mengasah jiwa kewirausahaan sehingga dapat menciptakan lulusan yang memiliki keahlian serta mampu membuka dan menciptakan lapangan kerja sendiri. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita