15 Kamis, 23 Januari 2014 | 09:46:14

Peresmian Rusunawa Tertunda Surat Hibah dari Kemenpera

Peresmian Rusunawa Tertunda Surat Hibah dari Kemenpera

Peresmian rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kampung Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, Depok masih belum dilakukan meskipun kini sudah dihuni kurang lebih 30 kepala keluarga. Sebab Pemerintah Kota Depok masih menunggu surat keputusan hibah dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Wijayanto mengatakan pihaknya menunggu keputusan hibah dua tower rusunawa tersebut. Sebab saat ini pihaknya baru hanya bisa mengoperasikan sebagian saja yang sudah mulai dihuni masyarakat.

"Masih menunggu surat keputusan hibah dari Kemenpera. Masih proses. Syarat dari kita sudah semua. Sebagian dioperasikan memanfaatkan saja gedung itu, kami tak bisa intervensi, ada sekitar 30 KK, dari dua tower, baru satu tower yang kami operasikan," ujar Wijayanto di Depok, Rabu (22/01/2014).

Wijayanto memastikan bahwa akses jalan menuju rusunawa juga sudah memadai. Ia menginginkan agar warga Depok menjadi penghuni mayoritas di sana.

"Di sana pakai sumur bor, dana kami gelontorkan sedikit-sedikit untuk perbaiki di sana sini, kalau sudah hibah maka bisa dikelola lebih baik lagi. Intinya dengan rusunawa bisa membantu warga. Kalau bisa warga Depok dong, warga Depok kan banyak yang belum punya rumah," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Kota Depk juga tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwa). Yakni sebagai payung hukum aturan main soal tarif dan retribusi.

"Kami tengah menggodok Perwa pengelolaan rusunawa menentukan sistem sewa. Kami susun perwa setelah ada hibah," ucapnya.

Rusunawa yang dibangun di Kampung Banjaran Pucung ini terdiri dari tiga blok yang masing-masing memiliki 96 unit. Rusunawa itu memang diperuntukan bagi masyarakat menengah ke bawah khususnya bagi kaum buruh yang banyak berkerja di pabrik di sepanjang Jalan Raya Bogor, Cimanggis dan Tapos. Tarif sementara, satu unitnya disewakan dengan harga tergolong murah, yakni Rp175 ribu hingga Rp250 ribu tergantung dari lantai terendah. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita