90 Rabu, 15 Januari 2014 | 10:45:09

Pemukiman Padat Penduduk Terbakar..

Pemukiman Padat Penduduk Terbakar..

Musibah kebakaran kembali terjadi di ibukota. Lokasinya tersebar di beberapa titik. Umumnya terjadi di pemukiman padat penduduk. Di daerah Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kebakaran.

"Kejadian kebakaran terjadi tepatnya di RT 04 RW 04. Di belakang Kecamatan Pulo Gadung," ujar petugas Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Ramdhan, Selasa (14/1/2014). Laporan kebakaran ini diterima pada pukul 18.15 WIB

"Belum diketahui sebabnya. Yang terbakar juga belum tahu apa," imbuhnya.

Selain itu, pemukiman padat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan juga terbakar. Petugas pemadam kebakaran sudah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Selasa (14/1/2014) kebakaran ini terjadi di Jl Bungur 1 Kebayoran lama. Lokasi kebakaran berada di dekat Mall Gandaria City.

Menurut informasi dari lapangan, jarak antar rumah yang sangat berdekatan membuat api mudah merembet. Hal itu juga yang membuat pemadam kebakaran terkendala untuk memadamkan api.

Kebakaran juga melanda permukiman padat di daerah Muara Baru, Jakarta Utara. Sebanyak 25 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi.

"Laporan tadi diterima pukul 12.10 WIB. Sudah 25 unit damkar yang diturunkan ke lokasi," ujar salah petugas Damkar Sudin Jakarta Utara, Purus, Selasa (14/1/2014).

Kebakaran ini terjadi tepatnya di RT 01 RW 07, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Purus mengatakan belum ada laporan terkait berapa rumah yang terbakar. Petugas Damkar juga belum mengetahui penyebab dari kebakaran tersebut.

"Belum ada laporan tentang korban juga," imbuhnya.


Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita