117 Kamis, 09 Januari 2014 | 10:32:59

Gedung Fisip UI di Depok yang Terbakar Diasuransikan Rp2 - 3M

Gedung Fisip UI di Depok yang Terbakar Diasuransikan Rp2 - 3M

Gedung C Fisip UI, Depok, Jawa Barat, yang terbakar sudah diasuransikan dengan nilai Rp 2-3 miliar. Namun nilai gedung tersebut ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

"Nilai asuransi gedung Rp 2-3 miliar. Tapi nggak nutupi fisik. Gedungnya saja Rp 5 miliar, belum isinya," ujar dosen kesejahteraan sosial Fisip UI, yang juga mantan Dekan Fisip UI Prof Bambang Shergy Laksono di depan Gedung C Fisip UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/1/2014).

Menurut Bambang, ada 3 ribu buku milik dosen Fisip Dr Iwan Gardono Sujatmiko yang terbakar. Buku tersebut diimpor asli saat Iwan belajar di Amerika dan dihibahkan ke departemen sosiologi Fisip UI.

"Satu buku harganya US$ 150-200," kata Bambang.

Bambang dan rekan-rekan dosennya sangat kehilangan akibat kebakaran yang terjadi pada pagi hari tersebut. Laboratorium sosial di gedung tersebut merupakan yang terbaik di Indonesia.

"Karena itu pusat referensi bagi mahasiswa S2/S3 dari dalam dan luar kota untuk disertasi mereka. Belum lagi buku-buku langka yang nggak ada gantinya, buku-buku keluaran tahun 1950-1960-an," ucapnya.

Padahal, 2 minggu lagi gedung di lantai 2 akan diresmikan. Di lantai itu berisi perpustakaan, ruang dosen, dan ruang rapat.

Pihaknya sudah memasang alat pendeteksi kebakaran. Namun yang namanya musibah tetap saja tidak terduga.

"Sebenarnya pas renovasi sudah mikirin fungsi estetika pelayanan, kenyamanan dan keamanan. Tapi nggak kepikiran bakal ada musibah kayak gini. Di setiap lantai ada 1 tabung pemadam tapi nggak cukup," kata Bambang.

Berdasarkan pantauan asap sempat muncul lagi di lantai 1 gedung. Petugas pemadam pun menyemprotkan kembali air. Namun dari 10 petugas, sisa 5 petugas yang masih berjibaku dengan asap yang tersisa.

Sumber : Detik News

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita