163 Senin, 16 Desember 2013 | 09:17:28

Bekasi Bakal Disesaki 18.128 Unit Apartemen!

Bekasi Bakal Disesaki 18.128 Unit Apartemen!

Tak salah jika Bekasi terkini ditahbiskan sebagai lumbung apartemen murah. Betapa tidak, belum lagi tahun ular air ini berakhir, sebanyak 18.128 unit apartemen, dilansir kepada publik. Jumlah unit apartemen tersebut berasal dari 16 proyek apartemen yang tersebar di berbagai titik strategis kawasan penyangga Jakarta ini.

Ke-16 proyek apartemen tersebut adalah Green Palace Residence yang dikembangkan PT Pudjiadi Prestige Tbk, Grand Dhika City (Adhi Persada Properti), Indigo Apartment (Prioritas Land), TTL Residence (kolaborasi PT Lippo Cikarang Tbk, Toyota dan Tokyu Land), BTC Residence (PT Perdana Gapura Prima Tbk) dan Adede Park & Apartment (Artha Debang Development).

Disusul kemudian oleh One Sentosa Residence (Cenas Rayaland), Grand Icon Caman Bekasi (Agung Abadi Group), Mutiara Apartment (Gaya Land Prokencana), Centerpoint Bekasi (Perum Perumnas), Oasis Apartment (PT Cowell Development Tbk), Trivium Terrace (PT Lippo Cikarang Tbk), Enviro (Hutama Karya Realtindo), M Gold Apartement (PT Metropolitan Land Tbk), Blue Oasis Apartment (Rekapastika Asri), dan Bekasi Tower 88 (Trio Propertindo Jaya).

Menurut Presiden Direktur PT Pudjiadi Prestige Tbk, Damian Pudjiadi, pasar apartemen Bekasi terus tumbuh dengan ceruk khusus. Kebutuhannya meningkat dari tahun ke tahun yang berasal dari para karyawan, dan ekspatriat yang bekerja pada industri-industri yang beroperasi di Bekasi.

"Jumlah mereka begitu banyak, namun kebutuhan huniannya belum terakomodasi secara maksimal. Selama ini, mereka menjadi komuter, ulang alik dari Jakarta ke tempat kerjanya di Bekasi. Sangat tidak produktif, karena mereka menempuh perjalanan setidaknya 2 jam," jelas Damian.

Tingginya kebutuhan akan hunian, terutama apartemen, terlihat dari tingkat serapan pasar. Menurut Damian, sejak diluncurkan perdana Juni lalu, menara Acacia dalam pengembangan Green Palace Residence sudah terjual 320 unit, sementara menara Banyan terjual 100 unit dari total keseluruhan 1.080 unit.

Menariknya, dari jumlah unit yang terjual dengan harga terendah Rp 220 juta tersebut, 100 unit di antaranya diborong investor, sisanya terbagi rata oleh konsumen individual dan konsumen korporat. Mereka membeli apartemen ini secara tunai bertahap.

"Dibanding konsumen yang memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), skema tunai keras dan tunai bertahap lebih dipilih oleh mayoritas konsumen. Hal ini terkait kebijakan loan to value (LTV) dan juga kenaikan suku bunga KPA," jelas Damian.

Sementara One Sentosa Residence yang digarap Cenas Rayaland, posisi terakhir sudah terserap 35 persen dari 750 unit apartemen yang dipasarkan pada tahap I pengembangan.

"Kami berencana membangun sebanyak 1.700 unit apartemen dalam 4 menara. Hingga saat ini harga jual kami patok senilai Rp 10 juta per meter persegi. Tahun depan, kami perkirakan meningkat menjadi Rp 12 juta/m2 seiring dimulainya konstruksi," papar Direktur Utama Cenas Rayaland, Darta Chandra.

Jadi, bukan langkah keliru jika para pengembang ini membenamkan investasi ratusan miliar Rupiah guna meraup keuntungan di Bekasi. Untuk diketahui, Green Palace Residence diproyeksikan menelan dana investasi sebesar Rp 900 miliar, sedangkan One Sentosa Residence sebanyak Rp 150 miliar per menara dan Indigo Apartment sejumlah Rp 800 miliar.

"Dari proyeksi nilai investasi tersebut, kami sudah menghitung potensi pendapatan penjualan sebesar Rp 420 miliar dari menara Acacia. Sementara menara Banyan bisa sekitar Rp 500 miliar-Rp 600 miliar. Menara berikutnya yang akan diluncurkan pada April 2014 lebih tinggi lagi, karena harga jual juga meningkat," tandas Damian.

Pudjiadi Prestige sendiri, menurut Damian, akan memulai pembangunan Green Palace Residence yang menempati lahan seluas 2,2 hektar, pada April 2014 mendatang.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita