261 Senin, 09 Desember 2013 | 16:47:54

Pertamina Energy Tower, Nomor 9 Tertinggi di Dunia!

Pertamina Energy Tower, Nomor 9 Tertinggi di Dunia!

PT Pertamina (Persero) telah memulai retasan impian membangun salah satu pencakar langit tertinggi di Indonesia yang ditandai peletakan batu pertama, Senin  (9/12/2013). Pencakar langit ini bernama Pertamina Energy Tower. Lokasinya berada di kawasan superblok Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan mengatakan, gedung kebanggaan Pertamina itu memiliki ketinggian 530 meter dan berisi 99 lantai.

“Luas total bangunannya mencapai 540.000 meter persegi dan akan difungsikan sebagai kantor pusat Pertamina dan anak-anak usahanya dengan kapasitas 23.000 karyawan," tutur Karen.

Ketinggian Pertamina Energy Tower masih kalah menjulang jika dibandingkan dengan menara lainnya di dunia, baik yang sudah terbangun maupun sedang dalam tahap konstruksi. Menurut Council on Tall Building and Urban Habitat (CTBUH), Pertamina Energy Tower akan menempati peringkat 9 dunia.

Sembilan teratas supertall dan megatall dunia tersebut sebagai berikut:

1. Kingdom Tower Jeddah, Arab Saudi, (1.000 m)
2. Burj Khalifa Dubai, Uni Emirat Arab, (828 m)
3. Ping An Finance Shenzhen, China, (660 m)
4. Wuhan Greenland Center, China, (636 m)
5. Makkah Royal Clock Tower, Arab Saudi, (601 m)
6. Goldin Finance 117 Tianjin, China, (597 m)
7. One World Trade Center New York, Amerika Serikat, (541 m)
8. CTF Guangzhou, China, (530 m)
9. Pertamina Energy Tower Jakarta, Indonesia, (530 m).

Posisi 9 terjangkung dunia ini pun bakal berubah saat Signature Tower Jakarta (STJ) memulai konstruksinya yang dijanjikan Agustus 2014 mendatang. Ketinggian menara yang dikembangkan Artha Graha Group melalui Grahamas Adisentosa ini mengangkasa hingga 638 meter (111 lantai).

Managing Director Pandega Desain Weharima, arsitek dan mitra lokal Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart and Associates Inc (desainer STJ), Tiyok Prasetyoadi, mengungkapkan, pada Januari 2014 STJ akan melakukan uji beban.

"Begitu block plan rampung, kami akan langsung melanjutkan dengan uji beban. Kami tinggal menunggu IMB yang keluar pada Juni 2014. Sementara restu dari Dinas Tata Ruang sudah kami kantongi," ujar Tiyok, Senin (9/12/2013).

Pertamina Energy Tower sendiri dijadwalkan dapat beroperasi pada 2020 mendatang, seiring dengan ambisi sebagai perusahaan energi terbesar di Asia Tenggara pada 2025 (ASEAN Energy Champion).

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita