107 Rabu, 04 Desember 2013 | 08:51:27

REI Minta DP Rumah Maksimal 20%

REI Minta DP Rumah Maksimal 20%

Real Estate Indonesia (REI) mengusulkan adanya kelonggaran terkait dengan aturan bank Indonesia (BI). Aturan itu khususnya terkait dengan Loan to value (LTV).

"(DP) kalau bisa jangan 30 persen, 20 persen saja," kata Ketua REI, Eddy Hussy di Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Usulan tersebut dikarenakan masih banyaknya minat konsumen akan rumah pertama. Jika BI memberlakukan hal itu, maka yang akan terkena imbasnya adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah.

"Saya akan terus koordinasi dengan BI dan stakeholder, agar pasar properti nggak melambat," ujarnya.

Sebelumnya, aturan BI soal pengetatan aturan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah kedua dan ketiga dinilai akan menghambat penyaluran KPR.

"Iya, ini yang nantinya akan menghambat KPR," kata Senior Economist and Head, Government Relations Standard Chartered, Fauzi Ichsan, kepada Okezone.

Untuk itu, dia mengusulkan agar pemerintah membentuk land bank atau bank tanah untuk mengontrol harga tanah. tanah tersebut, lanjut dia, bisa digunakan untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Dan pemerintah harusnya melakukan kebijakan yang terintegrasi dengan membentuk bank tanah (land bank) sebagai salah satu upaya krusial untuk mengontrol harga tanah untuk rumah MBR," tandasnya. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita