121 Selasa, 03 Desember 2013 | 08:44:36

Duh, Pasar Properti Indonesia Berpotensi Bubble

Duh, Pasar Properti Indonesia Berpotensi Bubble

Ekonom dunia Nouriel Roubini memprediksi akan terjadi bubble properti di Indonesia. Nouriel Roubini adalah pemenang Nobel ekonomi tahun ini. Dikutip dari Business Insider, Senin (2/12/2013) dia menyebut, setidaknya ada 17 negara yang juga akan berpotensi sama. Swiss, Swedia, Norwegia, Finlandia, Prancis, Jerman, Kanada, Australia, New Zealand, Inggris.

Tidak hanya negara maju, dampak bubble ini juga mengintai negara berkembang lainnya, seperti Hong Kong, Singapura, China, Israel, Turki, India, Brazil bahkan Indonesia.

Menurutnya, tanda-tanda bubble ini terlihat dari melonjaknya harga rumah murah, meningkatnya rasio harga terhadap pendapatan, dan tingginya utang hipotek sebagai bagian dari utang rumah tangga.

Roubini mencatat saat ini beberapa negara sedang berusaha menahan bubble ini dengan cara mengeluarkan berbagai kebijakan.

Kebijakan tersebut antara lain LTV (Loan To Value). Di Indonesia sendiri kebijakan LTV ini telah diputuskan Bank Indonesia (BI) pada beberapa waktu lalu, memperketat hipotek, membatasi pembiayaan untuk rumah kedua, dan pembatasan penggunaan dana pensiun untuk uang muka pembelian rumah.

Namun menurut Roubini, bubble properti tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini.

"Bubble perumahan secara global mungkin tidak akan meledak dalam waktu dekat ini, karena masih banyak sistem perbankan yang memiliki modal yang lebih banyak, jadi itu memungkinkan mereka untuk mengantisipasi kerugian dari penjualan rumah," katanya menjelaskan. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita