1 Jum'at, 29 November 2013 | 11:35:21

\"Jangan Ada Mark-Up dalam Bantuan Perumahan Swadaya\"

\

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyalurkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 515 masyarakat berpenghasilan rendah yang terkena dampak konflik sosial di Kecamatan Omben dan Kecamatan Karang Penang di Kabupaten Sampang.

Berdasarkan data yang ada, Kemenpera telah menyalurkan dana BSPS untuk menjadi 2.959 MBR di Kabupaten Sampang. Demikian dikutip situs resmi Kemenpera, kamis (28/11/2013).

Program BSPS yang dilaksanakan oleh Kemenpera merupakan salah satu program pemerintah yang pro-rakyat. Sedangkan inti program adalah mendorong masyarakat miskin agar dapat membangun kembali, merehabilitasi serta meningkatkan kualitas rumahnya sehingga lebih layak huni, yang dilakukan secara berkelompok.

"Pemerintah sudah menyiapkan mekanisme yang menjamin masyarakat dapat merehabilitasi rumahnya sesuai dengan nilai bantuan, antara lain dengan melibatkan bank penyalur dana bantuan, toko bahan bangunan yang ditunjuk oleh Kelompok Penerima Bantuan, tenaga pendamping masyarakat (TPM), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa)," kata Asisten Deputi Evaluasi Perumahan Swadaya, Eko D Heripoerwanto.

Menurutnya, BSPS merupakan bantuan sosial berupa dana stimulan yang telah diluncurkan Kemenpera sejak 2006 dan jumlah serta nilai bantuannya terus meningkat setiap tahun.

"Dalam pelaksanaan BSPS tidak boleh ada potongan. pungutan liar, atau mark-up. Pada tahun 2013 ini Kemenpera setidaknya telah mengalokasikan BSPS untuk rehabilitasi 19.060 unit rumah warga Provinsi Jawa Timur," tandasnya. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita