136 Jum'at, 29 November 2013 | 10:58:53

BI: Boleh Beli Banyak Rumah Asal Tak Pakai KPR

BI: Boleh Beli Banyak Rumah Asal Tak Pakai KPR

Bank Indonesia (BI) memperbolehkan masyarakat yang ingin membeli rumah kedua dan ketiga sebagai investasi asalkan menggunakan uang tunai. Bukan memanfaatkan fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang sebenarnya lebih ditujukan untuk kepemilikan rumah pertama.

"Tidak semua konsumen membeli properti menggunakan fasilitas kredit. Ada juga yang mengunakan cash. Itu silahkan rumah kedua dan ketiga. Asalkan tidak menggunakan KPR," kata Asisten Deputi Gubernur BI Mulya Siregar dalam seminar prospek pembiayaan properti di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Akan tetapi jika ingin mendapatkan rumah kedua dengan fasilitas KPR, menurut Mulya, debitur harus menyelesaikan sisa pembayaran kredit pada rumah pertama.

"Kalau kredit pertama sudah lunas, maka dia bisa mengambil kredit rumah kedua. Tapi kalau masih on untuk kredit pertama, maka tidak boleh untuk kedua dan ketiga," jelasnya.

Mulya mengatakan backlog perumahan masih cukup besar di Indonesia. Artinya, masih banyak rakyat Indonesia yang belum bisa mendapatkan rumah sebagai hunian pertama. Maka dari itu harus diberikan kesempatan.

"Kalau tidak, itu semakin banyak masyarakat yang nantinya tidak mendapatkan rumah," tegasnya.

Ia mengatakan, kepemilikan rumah memang banyak ditujukan sebagai investasi. Dari survei yang dilakukan BI dari 5.000 koresponden pada bulan Mei lalu, sebanyak 42,5% dalam setahun orang memilih rumah sebagai investasi dibandingkan emas, reksanadana atau deposito.

"Hasil surveinya kemudian, rencana 1 tahun kedepan 64% orang Indonesia itu lebih memilih properti. Kemudian 81,1% alasan membeli properti adalah espektasi kenaikan harga. Ini kan bahaya," pungkasnya.
(mkl/dru)

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita