124 Senin, 25 November 2013 | 10:01:31

Harga Rumah Murah Naik Jadi Rp 165 Juta, Ini Alasannya

Harga Rumah Murah Naik Jadi Rp 165 Juta, Ini Alasannya

Hingga kini harga rumah murah dalam program rumah subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dipatok maksimal Rp 88 juta, Rp 95 juta hingga Rp 145 juta tergantung masing-masing daerah. Namun sebentar lagi harga rumah murah akan naik menjadi Rp 105 juta hingga Rp 165 juta/unit atau naik sekitar 13%-19%.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Sri Hartoyo mengatakan, pertimbangan pemerintah menaikkan batas harga maksimal harga rumah murah yang mendapatkan fasilitas pemerintah (KPR FLPP dan pembebasan PPN) karena beberapa faktor.

"Adalah karena adanya kenaikan material bangunan, upah dan terutama harga tanah," katanya.

Selain pertimbangan tadi, Sri menambahkan harga rumah murah mau tidak mau harus dinaikkan karena pengembang tak akan tertarik membangun rumah murah bila harganya terlalu rendah. Alasannya pengembang mendapat margin yang sangat tipis bila tetap menjual dengan harga lama sementara bahan-bahan bangunan, upah, dan tanah sudah mengalami kenaikan.

"Juga dalam rangka menjaga keberlanjutan supply/ketersediaan rumah murah yang akan dibeli MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah)," katanya.

Sri mengatakan, harga rumah prgram FLPP sedang dalam tahap penyesuaian menjadi Rp 105 juta sampai Rp 165 juta. Harapannya peraturan menteri perumahan rakyat soal perubahan harga ini dapat diterbitkan dalam waktu dekat.


Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita