117 Rabu, 13 November 2013 | 09:12:24

Harga Kemahalan, Pasar Properti RI Akan Lesu Tahun Depan

Harga Kemahalan, Pasar Properti RI Akan Lesu Tahun Depan

Indonesia Property Watch memperkirakan pertumbuhan pasar properti di Indonesia akan mulai melambat tahun depan. Perlambatan terjadi akibat pasar sudah mulai jenuh dengan terus melambungnya harga properti saat ini. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan, pertumbuhan pasar properti saat ini terus menanjak. Di tahun ini saja jika dirata-rata properti di Indonesia sudah naik 30%.

"Beberapa tahun ini properti naik terus. Tapi properti ini tidak mungkin akan naik terus. Ketika harga sudah terlalu tinggi, maka pasar sudah mulai jenuh," ujar Ali saat acara Seminar Nasional 'Strategi Pembiayaan Otomotif dan Perumahan di Era Bunga Tinggi,' di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Ali memperkirakan pertumbuhan pasar properti tahun depan akan mulai melambat, hanya akan berkisar di angka 20-25%.

"Tahun 2013 rata-rata properti naiknya 30%, tahun depan akan lambat mungkin di kisaran 20-25%," kata Ali.

Untuk itu, Ali mengatakan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir adanya bubble di sektor properti. Bubble ini tidak akan terjadi selama harga properti tidak dijual bebas ke pihak asing.

"Orang Indonesia itu terlalu takut ada istilah bubble, ini nggak akan meletus. Yang terjadi saat ini hanya over value bukan bubble," katanya.

Dia mencontohkan, di negara-negara seperti China, Vietnam, dan Singapura sudah mengalami bubble karena skema pembelian dan kepemilikan properti sudah sangat terbuka untuk asing. Sementara Indonesia tidak melakukaan hal itu.

"Kenapa China, Vietnam, dan Singapura bisa bubble, meletus. Di sana kepemilikan asing dibuka sekali. Misal beli properti di Rp 2 miliar, begitu dibuka ke asing mereka jual ya minimal Rp 6 miliar, ini kan ada spekulasi harga. Jangan terlalu dibuka untuk asing. Jadi di Indonesia itu properti booming bukan bubble," tegas Ali.
(drk/ang)

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita