162 Senin, 11 November 2013 | 09:12:17

Harga Tanah di Jaksel Melejit Berkat Proyek MRT

Harga Tanah di Jaksel Melejit Berkat Proyek MRT

Harga tanah di kawasan Jakarta Selatan mengalami kenaikan paling tinggi. Berdasarkan riset Bank Indonesia (BI), harga tanah di daerah ini naik sampai 4,46 persen. Kenaikan tertinggi terjadi di Kecamatan Pancoran sebesar 4,98 persen, dan kedua di Kebayoran Lama dengan 4,73 persen. "Isu pengembangan MRT di area Lebak Bulus menjadi salah satu pendorong naiknya harga lahan yang cukup signifikan di wilayah Jaksel," jelas BI dalam risetnya.

Secara tahunan, harga tanah pada triwulan III-2013 tumbuh melambat. Harga tanah secara tahunan tercatat mengalami peningkatan sebesar 19,01 persen year on year (YoY) lebih rendah dari 20,17 persen dari triwulan sebelumnya.

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga tanah paling tinggi terjadi di Jakarta Pusat sebesar 20,14 persen, dan diikuti Jakarta Selatan dengan 19,5 persen.

Sebelumnya, Head of Research and Advisory Chusman and Wakefield Arief Rahardjo mengatakan, pengelola gedung-gedung di sepanjang jalur yang dilewati MRT, termasuk di Jalan Soedirman dan MH Thamrin, akan mereguk keuntungan.

"Kalau mulai beroperasi (MRT) akan berdampak ke harga sewa dan pasokan," kata dia, belum lama ini.

Kehadiran MRT pun membuat tata kota beradaptasi. Ada sejumlah gedung yang akan melakukan penyesuaian. Bahkan hingga saat ini ada tiga gedung yang sudah mengajukan diri untuk di-demolish atau dihancurkan. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita