179 Senin, 28 Oktober 2013 | 09:24:57

Lippo Thamrin Habis Terjual Dalam Waktu 36 Jam

Lippo Thamrin Habis Terjual Dalam Waktu 36 Jam

Menara kantor grade A Lippo Thamrin, yang dikembangkan oleh PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan diluncurkan secara resmi pada tanggal 24 Oktober 2013, secara resmi telah terjual habis hanya dalam waktu satu setengah hari (36 jam). "Kami sangat gembira menyambut hasil tersebut, mengingat kondisi ini merupakan wujud nyata dari antusiasme investor terhadap produk menara kantor yang dikembangkan oleh LPKR,” jelas Ivan Setiawan Budiono, CEO Lippo Homes LPKR dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Minggu (27/10).

Seperti diketahui, menara kantor Lippo Thamrin yang berlokasi di jantung bisnis metropolitan adalah menara kantor grade A satu-satunya di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, yang ditawarkan melalui skema strata title.

Proyek Lippo Thamrin ini dibangun diatas lahan seluas 3.500 meter persegi dengan ketinggian 20 lantai dan memiliki 88 unit ruang kantor dengan luasan rata-rata diatas 200 meter persegi (m2) sampai dengan 500 m2.

Menara kantor Lippo Thamrin yang berlokasi di 20 Thamrin ini, didesain secara khusus oleh konsultan internasional, yang terdiri dari DPA Singapura, Ong&Ong, dan SCI.

"Atas pencapaian ini, kami juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada para investor yang telah membeli unit menara kantor Lippo Thamrin," tambah Joe Christian, Chief Marketing Officer Lippo Thamrin.

Dengan keunggulan produk yang dikembangkan oleh LPKR, pemilihan strategi pemasaran tepat guna disertai momentum yang sangat mendukung, menjadi faktor utama keberhasilan penjualan tersebut.

"Terlebih, mengingat situasi saat ini yang mencerminkan banyaknya penawaran menara-menara kantor baru, pencapaian ini merupakan rekor baru dalam industri properti di Indonesia, khususnya untuk segmen perkantoran. Hal itu dikarenakan, seluruh unit yang ditawarkan habis terjual dalam tempo satu setengah hari," tegas Todd Lauchan, Country Head - Jones Lang LaSalle (JLL).

Menara kantor Lippo Thamrin ini, rencananya akan dibangun pada kuartal pertama tahun 2014, dan ditargetkan selesai pada akhir 2016 mendatang.

Lippo Thamrin sendiri dibangun oleh LPKR yang merupakan perusahaan properti terbuka terbesar di Indonesia, berdasarkan total aset dan pendapatan, yang diperkuat dengan landbank yang luas dan basis pendapatan recurring yang kuat.

Divisi usaha LPKR meliputi Residential/Township, Retail Malls, Hospitals, Hotels dan Asset Management. LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar senilai Rp 24 triliun atau US$ 2,4 miliar.

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita