187 Rabu, 23 Oktober 2013 | 17:09:55

Ahok: DKI Akan Bangun Seribu Tower Rusun

Ahok: DKI Akan Bangun Seribu Tower Rusun

Dalam upaya memberikan rumah yang layak huni kepada warga Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan membangun 1.000 tower rumah susun (rusun). Masing-masing tower terdiri dari 100 unit rumah. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Pemprov DKI sedang gencar melakukan penataan wilayah DKI Jakarta. Khususnya kawasan kumuh, pemukiman padat penduduk serta pemukiman liar di bantaran sungai atau waduk.

Dalam penataan tersebut, dipastikan akan melakukan relokasi warga secara besar-besaran. Sehingga dibutuhkan rusun dalam jumlah yang besar untuk dapat menampung warga tersebut.

Karena itu, tahun ini, Pemprov DKI akan membeli lahan seluas 400 hektar di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Di lahan tersebut akan dibangun rusun dengan 1.000 tower, dengan total unit rumah yang tersedia sebanyak 100.000 unit rumah.

"Kita mau dapat lahan 400 hektar tahun ini di kawasan Marunda. Di lahan tersebut akan dibangun 1.000 tower atau 100 ribu unit rumah. Ini kita siapkan untuk memindahkan orang-orang yang ada di bantaran sungai atau waduk," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (22/10).

Dengan pemindahan banyak warga di kawasan kumuh, pemukiman padat dan bantaran sungai atau waduk, maka proses resettlement atau pemindahan tersebut akan menjadi resettlement yang terbesar di dunia.

"Saya kira ini akan jadi resettlement atau pemindahan terbesar di dunia. Selain itu kita juga mau membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di lahan seluas 1.500 hektar. Jadi tidak hanya memindahkan orang, tapi kita juga akan memindahkan bisnis di KEK," tukasnya.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/FER

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita