138 Selasa, 22 Oktober 2013 | 09:38:37

Pengamat: Harga di Serpong Sudah "Over Value"!

Pengamat: Harga di Serpong Sudah

Harga-harga properti di daerah penunjang DKI Jakarta, khususnya daerah Serpong, Tangerang Selatan, memang sudah tinggi. Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghada mengatakan, harga properti di daerah tersebut sudah over value.

"Di Serpong itu sudah over value. Harga yang ditawarkan pengembang lebih tinggi daripada harga yang ditawarkan di pasar seken," ujar Ali di acara syukuran gelar doktor Muhammad Yusuf Asy'ari, Senin (21/1/2013).

Hal serupa juga terjadi di Pantai Indah Kapuk dan di luar Pulau Jawa. Ali mencontohkan, di Palembang harga tanah di satu area bisa mencapai Rp 8 juta per meter persegi, sementara di seberangnya dijual dengan harga Rp 20 juta dan tetap laku terjual.

Menurut Ali, over value bisa dilihat dari jauhnya perbedaan harga antara penawaran dari pengembang untuk rumah baru dengan rumah seken.

"Kalau beda jauh, indikasinya adalah pengembang menggoreng harga. Efeknya, terjadi over value," imbuh Ali.

Di wilayah Serpong, seumpama harga rumah baru dari pengembang dibanderol dengan harga rata-rata Rp 2,3 miliar, harga rumah di pasar seken rata-rata masih seharga Rp 1,5 miliar. Meski hal itu terjadi, lanjut Ali, pengembang tidak akan menurunkan harganya. Pasar pun akan sampai pada titik jenuh.

Adapun perbedaan ideal antara harga rumah atau properti baru dengan seken hanya berkisar antara 10 persen hingga 15 persen. Adanya over value dan ketimpangan tersebut akan membentuk keseimbangan harga rata-rata properti baru.

"Keseimbangan akan muncul pada 2014," ujarnya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita