208 Kamis, 17 Oktober 2013 | 16:36:46

Harga Apartement Mewah di Jakarta Mencapai Rp 10 Miliar / Uni

Harga Apartement Mewah di Jakarta Mencapai Rp 10 Miliar / Uni

Kendati pasoknya memang terbatas namun dari sisi permintaan yang tinggi, maka harga apartemen ataupun hunian mewah yang melesat menuju angka mencapai Rp. 10 Miliar setiap unitnya atau di atas 5.000 dollar AS setiap meter perseginya. Angka ini adalah angka yang terendah dari investasi kelas atas dikarenakan ada sejumlah pemasok yang memberandol dengan harga sebesar Rp. 15 Miliar atau sebanyak 6.000 dollar AS setiap meter perseginya.


Menurut keterangan Hendra Hartono selaku CEO Leads Properti Indonesia bahwa harga properti mewah ini bisa menjulang tinggi dikarenakan pasokannya yang memang sangat terbatas. Ceruk dari pasarnya pun hanyalah dijual secara terbatas atau ekslusif (niche market). Pasok baru yang ada di Jakarta saja ini bisa kita hitung jumlahnya dengan jari, diantara lain adalah Raffles Residence di Ciputra World Jakarta, lalu Langham Serviced Apartement dan juga Dharmawangsa Residence.


Dengan mencermati dari tren selama tiga tahun terakhir ini, pertumbuhan harga dari apartemen ini juga dengan umum hanyalah mencapai sebanyak 50 persen. Besaran dari pertumbuhan itu sudah dihitung dari rilis yang paling perdana sampai dengan properti itu kemudian terbangun dan lalu di operasikan. Memang ada sejumlah properti yang saat ini mengalami pertumbuhan yang lebih dari jumlah 50 persen itu seperti contohnya adalah Pasific Place apartement yang pengelolaannya dipegang oleh Ritz-Carlton. Pertumbuhan harganya bisa mencapai total 100 persen banyaknya.
 
Pertumbuhan dari harga hunian mewah atau kelas atas ini memang tidak sepesat dari kelas menengah yang dapat mencapai presentasi hingga melebihi 100 persen. Hal ini sangatlah terkait dengan perilaku dari kalangan atas yang seringkali disebut dengan high net worth individuals, dimana mereka tidaklah menjadikan properti mewah itu menjadi sebuah instrument berupa investasi yang satu-satunya bagi mereka. Mereka itu justru berinvestasi dengan cara global, dan juga bermain dalam sektor atau bidang yang mempunyai profit yang tinggi.


Lanjut menurut Hendra, kalaupun memang dari kalangan the haves ini kita lihat memborong properti mewah, kebanyakan dari yang dibeli merupakan properti yang ada di Australia, Hongkong, atau Singapura. Berbeda halnya dengan kalangan yang menengah dimana memburu sebuah gain dan juga yield yang sangat tinggi. Hal ini sehingga membuat pertumbuhan dari harga properti kelas menengah ini mempunyai harga tinggi dan melejit di atas angka 100 persen, atau bahkan sebelum dari properti tersebut dibangun.


Para pelaku investasi kelas atas ini sangatlah selektif dalam memilih properti. Mereka ini tidak sembarangan dalam membeli properti yang dinginkannya dan digadang-gadang sebagai properti yang mewah dan eksklusif. Terlebih dulu mereka akan melihat dari siapa pengembangnya dan bagaimana lingkungan yang ada di sekitarnya atau bahkan sampai melihat siapakah tetangganya.
 
Sumber : property kita

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita