190 Rabu, 02 Oktober 2013 | 09:46:43

Tempati Lahan Perumnas, 35 Bangunan di Cakung Ditertibkan

Tempati Lahan Perumnas, 35 Bangunan di Cakung Ditertibkan

Ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, kepolisian, dan TNI menertibkan sekitar 35 bangunan semi permanen di kawasan Sentra Timur, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/10).

Pasalnya puluhan bangunan yang dihuni oleh 35 kepala keluarga (KK) itu berdiri di atas lahan milik Perum Perumnas seluas sekitar 2.600 meter persegi.

Meski tak terjadi kericuhan, penertiban tersebut sempat diwarnai teriakan histeris kaum ibu yang melihat rumahnya dihancurkan alat berat.

Camat Cakung, Ali Murtadho, mengatakan lahan tersebut merupakan milik Perum Perumnas yang dalam waktu dekat ini akan dipergunakan untuk pembangunan rusun. Dikatakan Ali, upaya mediasi, sosialisasi, hingga surat imbauan agar mengosongkan lahan telah dilayangkan kepada warga.

Sebagian warga atau 17 kepala keluarga telah memahami bangunan yang dihuninya berdiri di atas lahan milik Perumnas dan menerima uang pengganti Rp 5 juta. Namun 18 kepala keluarga lainnya tetap bersikukuh untuk menempati rumah yang telah dihuni selama belasan tahun tersebut.

"Sebagian yang menolak karena masih meminta penambahan uang pengganti transport. Mereka meminta uang pengganti sebesar Rp 20 juta yang tidak bisa dipenuhi oleh Perum Perumnas," katanya.

Hermina Butarbutar (54), mengakui telah menempati lahan milik Perumnas selama belasan tahun. Untuk itu, saat ditawari uang pengganti transport, Hermina langsung menerima dan segera mencari rumah kontrakan.

"Dari pada saya tidak dapat apa-apa, ya lebih baik menerima dan bongkar sendiri rumah saya," ucapnya.
Dituturkan Hermina, sebagian besar warga merupakan pemulung yang sudah mulai menggarap lahan tersebut sekitar 20 tahun lalu. Warga, menurut Hermina, diperbolehkan menempati lahan tersebut berdasar surat yang ditandatangani seorang pegawai Perumnas.

"Dulu tahun 2001, ada orang Perumnas yang mengizinkan kami tinggal disini. Itu ada suratnya ditanda tangani oleh yang bersangkutan," ungkapnya.

Sementara itu, Konsultan Hukum Perum Perumnas, Lodewyk Siahaan, mengakui orang yang dimaksud surat tersebut merupakan pensiunan Perumnas. Namun Lodewyk menegaskan surat tersbut bersifat pribadi dan tidak mengatasnamakan Perumnas. "Itu surat pribadi tidak mewakili institusi. Surat itu juga tidak pakai kop dan nomor surat," katanya.

Dijelaskan Lodewyk, lahan seluas 52 hektar milik PT Perumnas di kawasan Sentra Timur itu di antaranya merupakan lahan 1D seluas 2.600 m2 yang dikosongkan hari ini.

"Selain di lokasi itu, masih banyak lahan lain yang digunakan warga, dan rencana kami akan membangun sebanyak lima menara rusun dilokasi itu," katanya.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita