102 Kamis, 10 Oktober 2013 | 09:38:48

DKI Data Sekolah yang Rusak dan Sepi

DKI Data Sekolah yang Rusak dan Sepi

Kasus gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01/10 Duri Kepa, Jakarta Barat, yang telah lama telantar bahkan dijadikan tempat penjualan sapi dan kambing untuk Idul Adha mendatang, membuat Pemprov DKI akan melakukan pendataan data sekolah yang rusak dan sepi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengevaluasi seluruh kondisi sekolah yang ada di Jakarta.

Hasil evaluasi ini, kata dia, untuk mengetahui mana gedung sekolah yang sudah rusak, sedikit jumlah muridnya dan telantar lantaran tidak digunakan sama sekali.

“Itu lagi kita evaluasi. Saya minta Asisten Sekda bidang Perekonomian, Hasan Basri Saleh, kemarin Senin (7/10), untuk mengevaluasi semua kondisi sekolah,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (9/10).

Nantinya, hasil evaluasi itu akan dianalisa oleh PT Pembangunan Jaya. Dianalisa untuk mengetahui gedung sekolah yang cocok dibangun ruman susun sederhana sewa (rusunawa) terpadu, gedung sekolah modern dan gabungan gedung sekolah.

Terkait SDN 01/10 Duri Kepa yang dijadikan tempat penjualan sapi dan kambing, mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan secara mendetail. Hanya saja yang dia tahu adalah secara keseluruhan sekolah tersebut sudah sepi dan tidak ada kegiatan belajar mengajar lagi.

“Kita mau renovasi, bongkar habis, bangun baru. Tetapi musti ada kajiannya. Saya sudah tugaskan Pak Hasan. Katanya mau minta Pembangunan Jaya yang kaji itu,” jelasnya.

Alasan memilih Pembangunan Jaya daripada Dinas Pendidikan DKI, kata Ahok, BUMD DKI yang bergerak di bidang properti ini lebih berpengalaman dari sisi tata bangunan, posisi dan struktur bangunan, serta berpengalaman di usaha properti.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita