158 Kamis, 10 Oktober 2013 | 09:33:35

Pemerintah Berencana Naikkan Plafon KUR

Pemerintah Berencana Naikkan Plafon KUR

Pemerintah akan menaikkan jumlah pembiayaan atau plafon bagi pelaku usaha mikro yang berasal dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga di atas Rp 20 juta. Usulan kenaikan plafon tersebut dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dan sudah dilaporkan kepada Menteri Koperai dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan. Hal ini dilakukan karena secara umum UKM memberikan kontribusi yang dianggp cukup signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Nilainya (kontribusi) mencapai Rp 673,9 triliun, atau sekitar 55,6% dari total pertumbuhan PDB. Kontribusi itu berasal dari nilai investasi sebesar Rp640,4 triliun atau sekitar 52,9% dari total nilai investasi nasional,” demikian disampaikan Deputi bidang Restrukturisasi dan Pengembanga Usaha Kementerian Koperasi dan UKM sebagaimana dirilis situs resmi Sekretariat Kabinet (Setkab), Rabu (9/10).

Rencana kebijakan menaikkan plafon KUR mikro tersebut dilakukan untuk menjaga investasi saat terjadi gejolak perekonomian akibat tekanan inflasi yang mencapai hingga 8,79%per Agustus 2013.

Menurut data BI dengan laporan perkembangan pada triwulan pertama 2013, sebagian besar kredit disalurkan kepada usaha menengah yang persentasenya mencapai 42,9%. Sisanya sebesar 23,9% disalurkan kepada pelaku usaha kecil.

“Dengan kebijakan kenaikan plafon lebih dari Rp 20 juta dari Bank Indonesia, diharapkan bisa mendorong peningkatan penyaluran KUR mikro,” lanjutnya.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita