177 Selasa, 01 Oktober 2013 | 14:02:23

Pebisnis Lokal Kuasai 40 Persen Perkantoran Simatupang

Pebisnis Lokal Kuasai 40 Persen Perkantoran Simatupang

Perekonomian Indonesia yang memperlihatkan pertumbuhan konstan di angka 6 persen-6,5 persen tahun ini dan 2014 mendatang, dipandang sebagai pemicu melonjaknya jumlah perusahaan lokal. Tak sebatas itu, bisnis mereka pun berkembang positif.

Hal tersebut ditandai dengan fenomena aksi relokasi perusahaan lokal yang kian agresif dalam beberapa tahun terakhir. Mereka yang sebelumnya menempati rumah-rumah toko (ruko), kini mulai berkantor sekaligus berusaha di gedung-gedung perkantoran yang lebih representatif. Perkantoran di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan, adalah yang paling mereka incar.

Mereka bersaing dengan perusahaan nasional dan multinasional guna mendapatkan ruang kantor terbaik di gedung-gedung sekitar kawasan ini. Hingga kuartal II 2013, perusahaan lokal tersebut menguasai sekitar 40 persen dari total 466.011 meter persegi pasok ruang perkantoran di koridor Simatupang.

Demikian penjelasan Ricky Tarore, Senior Associate Director Office Services Colliers International Indonesia, Selasa (1/10/2013).

Menurutnya, jumlah perusahaan lokal yang berkantor di koridor Simatupang terus bertambah dari tahun ke tahun. Mereka membeli ruang-ruang perkantoran strata dengan luas rerata 100 meter persegi-200 meter persegi.

"Fenomena relokasi yang dilakukan perusahaan lokal mulai terjadi sejak 2011 lalu. Mereka sebelumnya membuka dan memiliki ruko-ruko di sekitar Kelapa Gading, Sunter, S Parman, DI Panjaitan sejak 2011 lalu," jelas Ricky seraya menambahkan profil perusahaan lokal tersebut antara lain bergerak di sektor jasa konsultansi properti, pajak, perkebunan, telekomunikasi, kontraktor pertambangan dan lain sebagainya.

Selain perekonomian makro yang kondusif, tingginya harga ruko ikut memicu fenomena relokasi tersebut. Di Kelapa Gading saja, ruko berukuran 5x17 meter persegi, saat ini dipatok sekitar Rp 7,2 miliar hingga Rp 15 miliar. Bahkan, untuk ruko yang berada di lokasi premium hadap Jalan Boulevard kawasan ini, sudah menembus angka Rp 38 miliar per unit!

Dengan angka lebih murah yakni Rp 2,3 miliar atau Rp 23 juta per meter persegi, pebisnis lokal sudah bisa mendapatkan ruang usaha di gedung perkantoran strata Simatupang. Artinya, harga penawaran ruang perkantoran di koridor ini jauh lebih kompetitif ketimbang ruko.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita