316 Rabu, 19 Agustus 2015 | 09:07:19

Cari Rumah Murah Lewat Pameran Properti

Cari Rumah Murah Lewat Pameran Propertihousingestate

Pengembang berpendapat bahwa saat ini kondisi perekonomian sangat lesu terutama dalam bidang properti. Meskipun demikian permintaan akan hunian murah terus meningkat mengingat rumah adalah merupakan kebutuhan pokok yang harus di penuhi oleh semua kalangan.

Dengan kondisi yang seperti demikian terhitung sejak tanggal 15 sampai dengan 23 Agustus 2015 mendatang, Bank BTN membuka pameran properti tepatnya di Jakarta Convention Center.  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh Bank BTN, menurut beliau acara ini sangat baik karena menampilkan rumah-rumah rakyat apalagi Bank BTN adalah Bank yang ditunjuk sebagai Bank pembiayaan untuk mensukseskan program sejuta rumah yang saat ini sedang dicanangkan oleh pemerintah.

Direktur Kredit Bank BTN Mansyur S. Nasution mengatakan bahwa acara pameran seperti ini adalah waktu yang tepat khususnya untuk masyarakat yang sedang mencari rumah idamannya. Berbagai pilihan rumah yang ditawarkan dalam acara pameran tersebut bahkan ada yang seharga Rp 85 juta. Harga rumah tersebut ditawarkan oleh pengembang Riscon Group yaitu Kalisuren Paradise 3 tepatnya di Jalan Raya Kalisuren, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat.  Dan ada juga  yang mahal hingga miliaran rupiah.

Riscon Group menawarkan untuk tipe 30/60 dengan memberikan diskon dan hanya berlaku untuk lima unit saja. Setelah lima unit  terjual maka akan kembali ke harga normal yakni sebesar Rp 126,5 juta. Namun pihak Riscon sendiri telah menjamin selama acara pameran ini dapat dipastikan akan tetap ada diskon-diskon harga hingga mencapai puluhan juta.

Disamping memberikan kemudahan dan promo-promo Bank BTN  juga menyediakan stan untuk masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai fengshui secara cuma – cuma dan bisa jug berkonsultasi serta mendapatkan simulasi pembayaran cicilan KPR sesuai dengan kemampuan penghasilan yang didapat.

Mengingat masih terdapat persoalan mengenai rumah yang tidak layak huni sekitar 3,4 juta perunitnya dan upaya untuk mengatasi pemukiman kumuh sebesar 38.431 ha.

Permasalahan ini tak lain berkaitan dengan pendanaan dan anggaran pemerintah yang belum mencukupi untuk menyelesaikan permasalahan pemukiman yang ada saat ini. Karena itulah peranan Bank BTN sebagai bank yang memberikan pembiayaan KPR rumah murah dinilai sangat penting.
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2011 tentang pola pembangunan hunian berimbang dengan pola pembangunan satu rumah murah diikuti dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana.  Dan  UU No. 20 Tahun 2011 tentang kewajiban menyediakan 20 persen hunian untuk MBR bagi setiap pembangunan apartemen.

Berdasarkan pola ini pasokan rumah sederhana secara bertahap dapat dipenuhi. Pemerintah sendiri mempunyai target untuk membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebanyak 550 ribu unit dan rumah khusus sebanyak 50 ribu unit,serta bantuan rumah swadaya sebanyak 250 ribu unit. Ada juga untuk bantuan kualitas perumahan sebanyak 1,5 juta unit, selain FLPP untuk 900 ribu unit dan KPR swadaya 450 ribu unit, imbuhnya.

Sumber : Housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita