417 Kamis, 21 Mei 2015 | 14:22:05

Pelonggaran Batas Minimum Uang Muka KPR, Bank Kembali Segar

Pelonggaran Batas Minimum Uang Muka KPR, Bank Kembali SegarEkonomi Okezone

Awal tahun 2015 sempat kalang-kabut, namun kini bank-bank di Indonesia kembali segar. Bank Indonesia (BI) berencana meringankan batas minimal uang muka atau loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Hal tersebut meningkatkan gairah perbankan Indonesia untuk meningkatkan target nasabah KPR.

Bank BTN menjadi salah satu bank pelopor perubahan target KPR pada tahun ini. Dijelakan oleh Direktur Utama Bank BTN, Maryono pada Rabu 20 Mei 2015. “Dari target awal di tahun ini pertumbuhan 18%-19%, kemudian berniat menaikan target tersebut. Namun hal tersebut masih dalam kesepakatan atas kajian bersama,” katanya.

Diberikan contoh, Loan to value KPR minimal 70% atau uang muka 30%. Selanjutnya BI akan menambahkan rasio loan to value sebesar 10%.

Uang muka diberikan minimal 20% dari harga properti, maka LTV sama dengan 80%. Niatnya peringanan LTV KPR ini akan dilancarkan bulan depan. Permulaan LTV KPR itu akan berlaku hanya untuk pengkreditan rumah pertama.

Bank BNI pun ikut meramalkan permintaan KPR akan meningkat. Perkiraan Bank BNI pertumbuhan KPRnya mencapai 14% dari estimasi awal 10%. Bank BNI telah mencatat peningkatan KPR pada bulan Maret ini sebesar 2,9% atau menjadi Rp 33,9 triliun.

Direktur konsumer Bank BNI, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, jika keringanan LTV KPR diterbitkan pertengahan tahun 2015, maka dampaknya baru terasa di kuartal empat tahun ini. “Agustus start booking, kemudian September kreditnya,” paparannya saat ditemui Rabu 20 Mei kemarin.

Pendapat yang sama dilontarkan oleh Direktur Ritel Banking Bank BII atau Bank Internasional Indonesia, beliau yakin, hal tersebut akan menaikan target lebih dari 10%, dan Bank BII menetapkan pertumbuhan KPR sebesar 10%

Namun tak semua sependapat, salah satunya adalah Bank BCA yang belum merencanakan kenaikan target. Pada tahun ini BCA menargetkan 10% pertumbuhan KPR, dan tahun lalu hanya 3%. “BCA belum berniat merubah target. Tapi, kami sangat menyambut dengan baik peringanan LTV tahun ini,” kata Felicia Mathelda Simon, selaku Kepala Divisi Kredit Konsumer Bank BCA.

Sama halnya dengan BCA, Bank Mandiri pun belum berniat merevisi targetnya. Dikarenakan 80% dari kredit KPR Bank Mandiri diperuntukan oleh debitur pembeli rumah pertama.

Lain halnya yang dilakukan oleh Bank CIMB Niaga, pihak mereka masih menunggu perincian detail dari peringanan LTV, dan sampai saat ini target pertumbuhan KPR masih dalam kisaran 15%.

 

Sumber : Keuangan Kontan

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita