234 Senin, 09 Februari 2015 | 10:44:40

Penurunan bunga FLPP tidak dirasakan oleh MBR NonFormal

Penurunan bunga FLPP tidak dirasakan oleh MBR NonFormalrumah bersubsidi

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) berencana akan menurunkan tingkat bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tingkat penurunannya sebesar 2,25 poin, dari 7,25 persen menjadi 5 persen. Kebijakan ini disebut-sebut sebagai upaya untuk memacu pembangunan perumahan rakyat.  (Baca : KPR FLPP akan diringankan dengan bunga 5 persen)

Dari pihak Real Estate Indonesia (REI) menilai kebijakan tersebut akan membantu mengurangi beban cicilan bulanan rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini juga akan dapat menarik minat MBR membeli rumah dengan fasilitas yang semakin ringan.

Namun, REI juga berharap agar penurunan bunga FLPP juga diikuti dengan penurunan bunga kredit pinjaman rumah untuk non subsidi.

Lain lagi dari Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia (LPP3I). Mereka menganggap penurunan tingkat bunga FLPP tidak terlalu berpengaruh untuk memenuhi kekurangan pasokan perumahan MBR.

Zulfi Syarif Koto, Ketua LPP3I mengungkapkan alasannya jika penurunan bunga FLPP tidak mempengaruhi target pengurangan backlog. Yaitu FLPP hanya bisa dinikmati oleh MBR yang bekerja di sektor formal dan masuk dalam kategori bankable. Padahal MBR yang bekerja di sektor non formal adalah 70 persen dari total MBR. Mereka akan sulit untuk mengakses kredit perbankan.

Menururt Zulfi, pemerintah selama hanya terus memasok rumah terus, tanpa memperhatikan permintaan. Padahal MBR semakin tidak mampu membeli karena tingginya harga tanah dan bangunan.

Untuk itu, menurutnya pemerintah harus memperhatikan skema pembiayaan dan bantuan untuk MBR non formal. Setidaknya pemerintah membentuk lembaga penjaminan bagi kredit perumahan MBR non formal dan terus memberikan pendampingan bagi kelompok masyarakat tersebut.

Sumber : CNNIndonesia

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita