288 Sabtu, 01 November 2014 | 14:11:50

Nilai Pembiayaan Rumah Di Indonesia Mencapai Rp 209 triliun!

Nilai Pembiayaan Rumah Di Indonesia Mencapai Rp 209 triliun! ilustrasi

Pemenuhan kebutuhan perumahan di Indonesia ternyata jauh lebih besar dari yang dibayangkan. Menurut perusahaan pembiayaan Sarana Multigriya Finansial (SMF) pembiayaan rumah di Indonesia bisa mencapai Rp 209 triliun!

Demikian yang dikatakan oleh Raharjo Adisusanto, Direktur Utama PT SMF (Sabtu, 1/11). Perhitungannya tersebut berdasarkan dari beberapa faktor seperti pertumbuhan penduduk dan perbandigan antara  pasokan dan permintaan perumahan di Tanah Air.

Saat ini jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 257 juta jiwa. Pasokan perumahan per tahun adalah 400 ribu unit. Dari total tersebut 150 ribu unit adalah pembangunan swadaya, dan 250 unit dibangun oleh pemborong/developer.

Sedangkan demand/permintaan yang diindikasikan dari pertumbuhan penduduk 1,94 persen pertahun, menyebabkan kebutuhan rumah sebesar 800 ribu unit untuk pertumbuhannya saja. Sementara itu, diperkirakan kebutuhan perumahan lebih besar dari angka pertumbuhan tersebut, yakni mencapai 1,55 juta unit rumah per tahun.

Dengan demikian jika asumsi harga rumah adalah Rp 135 juta perunit dan rumah yang dibutuhkan adalah 1,55 juta unit rumah, maka biaya yang harus disediakan adalah sekitar Rp 209 triliun.

Potensi dari pembiayaan rumah ini tentu sangat besar. Rasio KPR terhadap PDB saja masih sangat kecil, yakni 3,36 persen. Menurut Raharjo, SMF berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut. PT SMF sendiri dibentuk oleh pemerintah untuk fokus pada pembiayaan sekunder perumahan di Indonesia.

Sumber : Antar, liputan6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita