76 Kamis, 13 Maret 2014 | 09:49:33

Dukungan Perbankan, Peminat KPR di Surabaya Meningkat

Dukungan Perbankan, Peminat KPR di Surabaya Meningkat

Salah satu pengembang berbagai produk properti, Pakuwon Group, optimistis peminat kredit kepemilikan rumah (KPR) di Kota Surabaya, Jawa Timur, tahun ini kian besar karena didukung banyaknya kemudahan dari kalangan perbankan.

"Salah satunya, kemudahan dari sisi suku bunga kredit," kata Direktur Pemasaran Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, ditemui di sela "Pakuwon Group Property Expo 2014" yang dilaksanakan tanggal 12-16 Maret 2014, di Surabaya, Rabu (12/3).

Ia mencontohkan, saat ini beberapa bank yang sudah bekerja sama dengan perusahaan itu justru memberlakukan bunga KPR antara 8-8,5 persen per tahun. Bahkan, penerapan bunga KPR itu secara "fix" dengan jangka waktu tertentu.

"Ada yang berlaku 'fix' tiga tahun hingga lima tahun," ujarnya.

Ketentuan tersebut, ungkap dia, dikarenakan tren suku bunga kredit terutama KPR yang semakin turun setiap tahun. Oleh karena itu, sampai sekarang dari keseluruhan penjualan produk properti mayoritas konsumen memilih KPR.

"Dari total penjualan rumah siap huni, 90 persen mengambil program KPR dan 10 persennya tunai. Sementara, untuk penjualan apartemen 60 persen pembeli juga memilih KPR dan 40 persen sisanya tunai," katanya.

Mengenai pameran properti itu, tambah dia, target penjualan selama lima hari diadakannya agenda tersebut mencapai Rp250 miliar. Keyakinan terhadap target penjualan itu dipicu kondisi perekonomian saat ini dan daya beli pasar yang kian meningkat. Di sisi lain, karena adanya dukungan empat pelaku perbankan yang memberi promo KPR, yakni BCA, Mandiri, BII, dan CIMB Niaga.

"Apalagi, tahun 2014 adalah saat tepat membeli hunian mengingat tahun depan harga bahan bangunan semakin tinggi," katanya.

Di samping itu, lanjut dia, pada masa kini juga banyak pasar properti yang optimis dan memahami situasi ekonomi sehingga menganggap tahun ini peluang memperoleh properti. Khususnya dengan kemudahan pembayaran uang muka (down payment/DP) dari pengembang.

"Kesempatan tersebut mampu dimanfaatkan mereka terutama menjadikan properti sebagai salah satu instrumen investasi menjanjikan. Tentunya sebelum harga naik pada tahun 2015," katanya.(ant/hrb)

Sumber : Investor Daily


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita