301 Selasa, 28 Januari 2014 | 09:33:35

BSD Mulai Terganggu Mahalnya KPR

BSD Mulai Terganggu Mahalnya KPR

Tingginya suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 7,5 persen berpotensi mengganggu kinerja PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Pasalnya perseroan mengandalkan penjualan properti sekira 50 persen dari Kredit Perkreditan Rakyat (KPR).

"Jadi penyebabnya tingkat suku bunga belum turun lagi dan cenderung naik," ungkap Corporate Secretary BSDE Hermawan Wijaya di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (27/1/2014).   

Hermawan menambahkan, selain itu juga karena adanya peraturan Bank Indonesia (BI) mengenai Loan to Value (LTV) walaupun hanya bersifat sementara.

Menurutnya, saat ini perbankan lagi melihat pola pemberian KPR ke developer.

"Kita mah jualan tetep jualan. Demand lagi nunggu KPR, secara umum 50 persen pembeli kita ambil KPR dan sisanya ambil cash dan cicilan bertahap. Jadi yang pengaruh hanya 50 persen dari pembeli normal," kata dia.

Sehingga, perseroan hanya membidik angka penjualan di tahun ini sekira Rp5,5 triliun hingga Rp5,7 triliun. Angka ini lebih rendah dari angka penjualan di tahun 2013 yang mencapai Rp7,35 triliun.

"Selain suku bunga tinggi, ditambah kondisi pasar saat ini belum stabil," pungkasnya. (rhs)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita