193 Rabu, 04 Desember 2013 | 17:53:20

Bunga KPR Naik, Pasar Properti Anjlok

Bunga KPR Naik, Pasar Properti Anjlok

Indonesia Property Watch (IPW) menengarai bahwa setiap kenaikan 1% suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) akan menurunkan penyaluran KPR hingga 5%. Sementara itu, meningkatnya suku bunga, ketatnya kredit, dan kebijakan tidak boleh indent untuk KPR rumah kedua, membuat sektor properti bakal melemah. Pada 2014, pertumbuhan sektor properti bakal melambat di bawah tahun ini.

“Berdasarkan riset yang dilakukan Indonesia Property Watch terlihat bahwa setiap kenaikan 1% suku bunga KPR akan menurunkan 4-5% pangsa pasar KPR. Bila bunga KPR naik dari 8,5% menjadi 10,5% dimungkinkan terjadi penurunan pangsa pasar KPR berkisar 10-12,5%,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Ali, BI rate menjadi 7,5% membuat pasar perumahan mengalami perlambatan. Dalam satu bulan ke depan diperkirakan mulai terjadi penurunan penjualan perumahan khususnya di segmen menengah sampai bawah.

Dalam catatan IPW, katanya, awal Desember 2013 mulai banyak bank yang menaikkan suku bunga KPR menjadi di atas 10,5%. Sejauh ini, tambahnya, BCA masih bertahan mematok suku bunga fixed 2 tahun sebesar 8,5%. “Namun demikian diperkirakan semua bank terus menyesuaikan suku bunganya dalam jangka waktu dua bulan ke depan,” ujar dia dalam laman resmi IPW.

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita