164 Rabu, 13 November 2013 | 18:09:54

SMF Bidik KPR Jangka Panjang

SMF Bidik KPR Jangka Panjang

Sistem pembiayaan rumah di Indonesia didominasi oleh pembiayaan Kredit Perumahan Rakyat (KPR), hingga mencapai 80 persen. Sedangkan sisanya, pembiyaan cash dan KPR berlanjut. Dirut PT SMF, Raharjo Adi Susanto mengatakan, animo masyarakat untuk membeli rumah secara KPR masih tinggi. Namun tingginya animo masyarakat, tidak dibarengi dengan suku bunga yang memadai. Menurutnya, suku bunga 15 persen masih cukup tinggi.

"Kalau untuk peluang pembiayaan KPR di Indonesia, mekanismenya intinya penyalur KPR menjaminkan KPR-nya, dan kami yang menjalankan. Dan juga disesuaikan dengan kondisi obligasi di Indonesia yang selama 10 tahun" kata dalam seminar di Plaza UOB, Selasa (12/11/2013).

Dia menambahkan, SMF memiliki beberapa kriteria untuk KPR-nya, yaitu rumah hunian tapak, nominal KPR maksimal Rp500 juta, dan jatuh tempo lebih lama.

"Untuk membantu pembiayaan KPR, SMF mengeluarkan konsep pembiayaan yang disebut KPR Bunga Tetap Jangka Panjang (KPR BTJP). Konsep ini adalah untuk masyarakat menengah kebawah dimana merka akan mendapatkan cicilan KPR yang tetap" katanya.

Dia melanjutkan, dengan tidak adanya kenaikan, dan dengan masa tenor yang dipanjangkan, maka KRP tersebut akan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita