317 Selasa, 22 Desember 2015 | 12:04:43

Gebrakan Baru Dari Dubai

Gebrakan Baru Dari Dubai uniqpost

Dubai terkenal sebagai negara yang penuh dengan inovasi. Gedung-gedung pencakar langit bertengker dan sukses dibangun di negara ini. Dubai terus berinovasi dan mengeluarkan gebrakan-gebrakan baru, yang sudah tentu akan membuat penasaran semua orang untuk melihatnya.

Gerbrakan baru di dunia properti yang dikeluarkan oleh Dubai kali ini adalah lapangan tenis dibawah air. Mendengar namanya saja sudah membuat kita penasaran dan bertanya-tanya, seperti apa? Bagaimana? Dan banyak lagi pertanyaan yang tentu saja pertanyaan itu muncul karena rasa keingintahuan orang akan inovasi yang diciptakan negara ini.

Lapangan Tenis di bawah air ini adalah hasil rancangan dari seorang arsitek asal Polandia yang bernama Krystztof. Hasil rancangannya ini menjadikan komplek di bawah air menjadi komplek yang pertama di dunia.

Lokasi pembangunan komplek ini ada di kedalaman Teluk Persia antara Buri Al Arab dan Palm Jumeirah. Tidak hanya satu lapangan tenis yang dibangun di kompleks bawah air ini tetapi tujuh lapangan dibangun di komplek bawah air tersebut.

Berdasarkan info yang didapat dari Property Report pada hari ini Selasa 22 Desember 2015, bahwa lapangan tenis ini dibangun sekaligus untuk persiapan Dubai sebagai tuan rumah ke lima turnamen Grand Slam.

Lapangan tenis bawah air ini memiliki atap yang melengkung dan terbuat dari kaca dengan berat 100 ton, lebar 30,48 meter. Atap yang melengkung dan dengan kaca seberat 100 ton dan lebar 30,48 meter adalah berfungsi untuk menahan tekanan air.

Dubai dalam mengerjakan proyek-proyeknya selalu inovatif, unik dan memukau. Dalam pembangunan lapangan tenis bawah air ini pun , dubai memikirkan bagaimana agar orang yang menonton pertandingan tenis nanti akan merasa nyaman dan menikmati. Oleh karena itulah lapangan tenis bawah air ini dibangun dan ketika penonton melihat pertandingan tenis tidak hanya sekedar menonton pertandingan tetapi juga bisa melihat kehidupan laut.

Direktur Jasa Rekayasa dan Teknis dari Lembaga Structural Engineers, Sara Fray,  juga sudah menyorot  beberapa isu yang beredar dan harus diwaspadai yakni hambatan-hambatan ataupun resiko-resiko yang akan terjadi nantinya. Adapun hambatan ataupun resiko yang kemungkinan terjadi adalah terjadinya gempa bumi dan tsunami.

Sumber: Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita