273 Jum'at, 18 Desember 2015 | 16:47:04

Monumen Bersejarah Di Kota London Jadi Lightsaber

Monumen Bersejarah Di Kota London Jadi Lightsaberokezone

Di kota London ada salah satu monumen bersejarah yang menjadi landmark, tepatnya di Trafalgar Square. Monumen ini  berdiri pada sebuah pilar ikonik negara yang bernama Pilar Nelson (Nelson Column). Pilar Nelson ini berdiri sekitar tahun 1840 dan 1843, oleh karena itu untuk mengenang Laksamana Horatio Nelson maka dibangunlah monumen tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat dari laman Dailymail, pada hari Jumat (18/12/2015) bahwa pilar Nelson saat ini  telah dibuat menyala bagaikan pedang cahaya (lightsaber) raksasa dan hal inilah yang menjadi ikon Star Wars, sebagai tanda dari meluncurnya sebuah film terbaru Star Wars yang berjudul  The Force Awakens.

Dalam film Star Wars, sebuah pedang cahaya (lightsaber) menjadi senjata. Dan senjata ini biasa digunakan Jedi dan Sith untuk bertarung dalam film tersebut.

Pedang cahaya (lightsaber) raksasa yang menghiasi kota London sebagai suatu tanda malam terakhir di kota London. Disaat London tersapu dalam demam Star Wars, landmark London juga akan berubah seperti bintang film. Umumnya, disamping pedang cahaya, akan ada sekelompok stormtroopers dan Darth Vader yang berjalan di atas karpet merah selama premier film di Eropa tersebut diputar, tepatnya di Leicester Square.

Dampak dari aksi publisitas ini menyebabkan munculnya tuduhan bahwa warisan Inggris akan dimanfaatkan sebagai ajang berjualan mempromosikan film tersebut. Bukan hanya itu hal ini pun akan mendorong munculnya berbagai  pertanyaan atas  salah satu monumen negara yang paling ikonik ini mengapa digunakan sebagai ajang mempromosikan sebuah film Hollywood.

Mayoritas orang yang mengakui sebagai pengagum, tentu saja  memuji atas kreativitas tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang mengatakan suatu hal yang dilakukan terhadap pilar setinggi 52 meter itu sebagai aksi yang memalukan negara.

Sumber: okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita