412 Senin, 30 November 2015 | 12:18:39

Proyek Megah Kingdom Tower Dubai Dapat Suntikan Dana Segar

Proyek Megah Kingdom Tower Dubai Dapat Suntikan Dana SegarBlogspot

Dengan semaraknya pembangunan properti yang terus dilakukan oleh para pengembang properti Arab Saudi, dimana salah satu dari pengembang properti di Dubai sedang membangun gedung tertinggi di dunia, yang diberi nama Menara Jeddah.

Kingdom Holding Company salah satu perusahaan pengembang properti ternama di Dubai, yang di pimpin oleh sang miliuner Pangeran Alwaleed bin Talal mengaku bahwa mendapat tambahan dana untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai jadwal yang telah di sepakatinya.

Sejauh ini perusahaan yang dipimpinnya tersebut sudah mengantongi dana lebih dari USUSD2,2 miliar dari perusahaan Arab Saudi yang bernama Alinma Investment.

Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan proyek pencakar langit yang berlokasi di Jeddah, Arab Saudi. Gedung setinggi 170 lantai tersebut rencananya akan selesai pada tahun 2018. Setelah selesai, gedung tersebut akan mengalahkan Burj Khalifa di Dubai sebagai pencakar langit tertinggi di dunia.

Awalnya pembangunan gedung tersebut diperkirakan  akan menelan USD1,2 miliar, akan tetapi dalam perkembangannya dan dengan kondisi ekonomi dunia yang seperti saat ini menjadikan biaya pembangunan gedung tersebut membengkak dan cukup tinggi.

Pimpinan dari Kingdom Holding Company telah menuturkan, bahwa menara itu nantinya akan meliputi hotel, apartemen dan juga perkantoran. Untuk saat ini 26 lantai baru selesai di kerjakan selebihnya masih dalam tahap pengerjaan.

Pangeran Alwaleed memiliki banyak sekali properti mewah di beberapa negara dan juga saham di perusahaan-perusahaan media, termasuk Twitter. Tak heran jika dirinya di juluki sebagai salah seorang miliuner di negaranya yang terkenal akan minyak buminya tersebut.

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita