211 Kamis, 26 November 2015 | 15:38:45

New York Terus Bangun Gedung Tinggi Meskipun Di Demo Warga

New York Terus Bangun Gedung Tinggi Meskipun Di Demo Wargakompas

Walaupun di New York  sudah banyak sekali  bangunan tinggi dan warganya juga sering demo atas pembangunan tersebut, namun New York terus saja mengembangkan gedung tinggi di negaranya.
Gedung yang baru saja dibangun di kota ini adalah 76 11th Avenue,  tepatnya di antara 17th dan 18th Streets yang telah diakusisi HFZ Capital pada bulan April yang lalu.

Untuk pembangunan gedung menjulang tinggi ini investor telah mengucurkan dana sebesar 870 juta dollar Amerika Serikat atau senilai dengan Rp 11,8 triliun.

76 11th Avenue adalah gedung hasil rancangan Bjarke Ingels Group (BIG). Proyek BIG itu akan berdiri di atas lahan seluas 7,43 hektar dimana bangunan tersebut akan terbagi menjadi dua bangunan, yaitu  menara barat dan menara timur.

Menara barat dengan ketinggian setinggi 122,5 meter sedangkan menara timur setinggi 92,05 meter. Kedua menara itu berdiri di atas dasar aktif dimana kedua menara tersebut berdiri bersama dengan komponen ritel dan sebuah hotel.

Ritel-ritel berada pada seluruh lantai pertama dengan sisa ruangan dimana dapat juga digunakan sebagai sebuah galeri. Sementara tiga lantai berikutnya difungsikan sebagai hotel dan fasilitas perumahan.

Mulanya, pembangunan hotel ini rencananya dibangun  di 76 11th Avenue dan membentang menghadap gedung High Line, tetapi versi terbaru mengubah kedua menara tersebut menjadi hunian secara keseluruhan.

Struktur bangunan hotel tersebut menggunakan potongan diagonal sehingga memungkinkan unit di tepi selatan menara barat melihat High Line.

Akibat struktur bangunan seperti itu, unit-unit hunian di 76 11th Avenue lebih berharga jika dibandingkan  proyek setipe yang berada di lingkungan sekitar hotel tersebut.

Berkat adanya pengendalian tata ruang, maka lingkungan sekitar tidak memiliki pembangunan baru yang mendekati 76 11th Avenue.

Meskipun demikian, 76 11th Avenue dibanderol  seharga 1.100 dollar AS atau setara dengan Rp 15 juta per kaki perseginya. Rencananya, konstruksi akan rampung pada tahun 2018.

Sumber: kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita