265 Kamis, 26 November 2015 | 10:17:20

Naiknya Harga Sewa Rumah di AS Hingga 11 Persen

Naiknya Harga Sewa Rumah di AS Hingga 11 PersenGreendustry

Kenaikan harga properti yang terjadi di negeri Paman Sam ini mulai meresahkan para pembeli dan penyewa properti. Pasalnya salah satu perusahaan pembiayaan investasi dan pengelolaan properti yang bertempat di Amerika Serikat, Mount Helix Holdings, menilai bahwa saat ini investasi properti di negeri Paman Sam tersebut mengalami peningkatan dan juga cukup menguntungkan bagi pihaknya.

Dalam kurun waktu 6 tahun terakhir, Mount Helix bisa meraup keuntungan yang cukup besar dari hasil penyewaan rumah tapak tangan kedua (second hand) di daerah Indianapolis, Chicago, Memphis, Detroit, dan Tampa.

APAC Operation Director Claire Lisin mengatakan, bahwa setiap tahunnya, penyewaan rumah yang kami pasarkan mengalami peningkatan 5 hingga 10 persen, karena dari pihak penyewa sangat suka dengan kita, mereka tinggal di rumah kita, dan Investor Indonesia sangat bisa masuk dan ikut serta dalam bisnis kita ini.

Mount Helix saat ini tengah mengembangkan investasi properti ke wilayah Asia. Perusahaan saat ini sudah merenovasi dan menyewakan kurang lebihnya sebanyak 2.200 rumah tapak untuk masyarakat menengah ke bawah di negara Amerika Serikat.

Dirinya mengatakan, untuk investasi di sana sangat mungkin dilakukan baik oleh orang Indonesia maupun Amerika Serikat. Karena untuk saa ini Mount Helix sedang dalam tahap mengembangkan bisnisnya di China, Hongkong, Filipina, Singapura, Malaysia, dan kemungkinan juga hingga ke Australia.

Untuk pendapata yang terbesar atau keuntungan penyewaan terbesar saat ini di dapat dari penyewaan di kota Indianapolis dan Detroit, karena untuk harga sewa rumah disana masih sangat murah, serta untuk harga jualnya berkisar 40 ribu dollar AS (Rp 547 juta) sampai 80 ribu dollar AS (Rp 1,09 miliar).”Tandas Claire.”

Sistem kerja Mount Helix adalah memperoleh aset di bawah biaya penggantian dengan potensi untuk menambah nilai di daerah yang sering mengalami beberapa hambatan dan juga masalah.

Setiap rumah akan di hitung dan diuraikan untuk besar kecilnya biaya keuntungan per unit dan per meter persegi, serta kelipatan harga sewa, inefisiensi operasional, tingkat kapitalisasi, dan faktor risiko eksternal.

Keuntungan dari bisnis ini adalah memutar aset lemah yang perlu direposisi dan dipasarkan kembali dengan harga yang tepat. Dengan demikian, keuntungan akan  dibuat pada saat pembelian berlangsung.

Jadi dengan adanya kenaikan harag sewa yang saat ini terjadi di negara Amerika memberikan dampak positif dan juga angin segar bagi sektor properti saat ini.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita