238 Senin, 23 November 2015 | 12:17:06

Le Bataclan, Teater Paris Unik Yang Menjulang Tragedi

Le Bataclan, Teater Paris Unik Yang Menjulang Tragedi apartrental

Sebuah gedung teater yang berada di salah satu kota yang terkenal dengan menara Eiffel nya tersebut, kini menjadi sorotan utama di seluruh dunia. Gedung teater LE Bataclan sangat banyak menyita perhatian publik dunia, karena adanya tragedi berdarah yang terjadi pada Jumat malam waktu Paris.

Disisi lain gedung teater ini memiliki keunikan yang sangat di banggakan oleh orang paris maupun wisatawan yang datang kesana, walaupun hanya untuk sekedar melihat lihat yang ada di dalam gedung pementasan tersebut.

Le Bataclan merupakan sebuah gedung pertunjukan yang sangat ternama di Kota Paris. Gedung ini hampir setiap Minggunya menyelenggarakan konser musik dari banyak musisi dunia. Gedung teater Bataclan ini berada di 50 Boulevard Voltaire dan mulai di buka pertama kalinya pada 3 Februari 1865.

Gedung teater ini dirancang dan di desain oleh Charles Duval dengan menggunakan sentuhan arsitektur Eropa yang sangat menarik. Pada awalnya, Bataclan adalah sebuah cafe-concert bergaya Chinoiserie dengan terdapat sebuah ruang untuk pementasan dan juga kafe di lantai dasar.

Gedung ini memiliki nama yang bernama Grand Cafe Chinois sebelum di ubah namanya menjadi Bataclan. Gedung tersebut telah menjadi gedung pertunjukan yang paling melegenda sejak tahun 1970-an. Gedung ini tidak hanya menyelenggarakan pertunjukan musik saja, namun juga tempat untuk stand up comedy dan juga diskotik.

Pada tahun 2006, teater ini sempat melakukan perbaikan dan pemugaran di sisi yang terlihat kusam dengan mengecat kembali menggunakan warna aslinya, namun pada sisi atap pagodanya telah dihilangkan.

Gedung ini sempat beberapa kali di gunakan oleh beberapa musisi ternama dunia untuk acara konser mereka, seperti Kendrick Lamar, The Killers, 30 Seconds to Mars, Oasis, Snoop Dogg, dan Robbie Williams. Namun sayangnya pada jumat malam di tanggal 06 November 2015, Bataclan yang tengah menggelar konser musik band rock asal Amerika, Eagles of Death Metal menjadi lokasi serangan teror berdarah, dimana dalam tragedi tersebut sebanyak 100 orang dikabarkan tewas dalam insiden pembomman tersebut.

Akhirnya, untuk saat ini teater yang penuh dengan keunikan tersendiri di tutup untuk sementara waktu guna untuk melanjutkan penyelidikan atas insiden berdarah tersebut yang menewaskan kurang lebihnya 100 nyawa.

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita