217 Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:04:55

Kota Pintar Di Bangun Oleh Konglomerat Tiongkok

Kota Pintar Di Bangun Oleh Konglomerat Tiongkokdramagahills

Kota ini sering disebut dengan sebutan “kota hantu”  kendati begitu tidak menyurutkan konglomerat asal Tiongkok  ini untuk membangun sebuah kota baru di negerinya. Kota hantu ini disebut sebagai kota hantu karena terdapat  puluhan blok apartemen yang berisi ribuan unit kosong yang tidak berpenghuni.
Pada dasarnya infrastruktur bangunan tersebut  sudah dibangun dengan rapi. Namun harga yang semakin melonjak menyebabkan  banyak orang tidak sanggup untuk membeli.

Yan Jiehe, adalah salah satu orang terkaya di Tiongkok daratan, beliau berencana akan membangun kota baru yang berkapasitas 250.000 orang. Mega proyek ini akan memiliki luas sebesar 100 km2, di Shenshan Special Cooperation Zone. Zone ini adalah sebuah kawasan strategis hasil dari bentukan Pemkot Shenzhen dan Shanwei di Guangdong.

Kota ini terletak sekitar 140 km dari sebelah timur Hong Kong. Kota ini akan dirancang sebagai kota cerdas yang fokus pada sektor pendidikan, pelatihan kerja dan kesehatan.  

Jiehe telah memprediksikan bahwa  megaproyek ini akan menghabiskan investasi sebesar 250 miliar yuan atau sekitar  Rp 540 triliun.  Kota ini akan mulai untuk beroperasi penuh sekitar satu dekade mendatang. Adapun harapan beliau untuk membangun kota ini adalah untuk memiliki yang berfokus pada  perguruan tinggi ternama yang juga saya kendalikan.
Kota ini  akan menggunakan teknologi terkini serta dilengkapi dengan  fasilitas lengkap sehingga akan membuat iri dunia.

Jiehe mengatakan, bahwa kota buatannya siap dan  berani bersaing dengan kota cerdas lain di dunia. Oleh karena itu, beliau akan mengundang akademisi ternama, sekaliber peraih Nobel, di bidang ilmu sain dan sosial guna untuk memberikan pendidikan di kampusnya nanti.

Pada akhirnya kota baru ini hanya boleh dimasuki oleh orang-orang kaya dan akan dilengkapi dengan grand theatre yang berkapasitas 5.555 kursi.  Orang kaya yang dimaksud disini adalah  Jiehe sebab beliau tidak hanya memiliki banyak uang, namun juga harus berpendidikan serta memiliki pemikiran-pemikiran baru. Dia tidak  akan menjual propertinya  ke orang kaya yang didapat dengan cara instan apalagi yang berlaku semaunya.

Jiehe adalah seorang pemilik China Pacific Construction, kontraktor swasta terbesar di kota Tiongkok, pada tahun 1996. Beliau dikenal suka bicara ceplas ceplos, beliau juga sangat menyukai publisitas.
Pada tahun 1981  Jiehe menyelesaikan sekolahnya di  Nanjing Normal University. Beserta anaknya, Yan Hao, mempunyai kekayaan gabungan yakni sebesar 91 miliar yuan.

Penggabungan ini membuat mereka berdua berada di posisi keenam dalam deretan orang paling kaya di Tiongkok.  China Pacific Construction telah membangun aneka mega proyek, seperti pembangunan jalan tol Shanghai-Nanjing dan Jembatan Jiangyin yang berada  di atas Sungai Yangtze.

Berkat kekayaannya itu, sehingga  perusahaannya berada di posisi 126 dalam Fortune Global 500. Jiehe bercita-cita jika pembangunan kota cerdasnya itu dapat membantu pihaknya untuk lebih kreatif didalam menciptakan bisnis baru, sehingga bisnis barunya juga dapat masuk ke dereten perusahaan global.

Jiehe menyadari bahwa impiannya akan mengundang kontroversi. Akan tetapi Jiehe akan buktikan kepada dunia, bahwa orang Tionghoa dapat mencapai apapun yang orang barat dapat lakukan, bahkan dirinya sangat yakin bisa melakukannya dengan lebih baik,” tandasnya.

Sumber: South China Morning Post
Sumber : housingsetate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita