175 Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:27:11

Lapisan Emas Menghiasi Perkantoran Termahal Di Inggris

Lapisan Emas Menghiasi Perkantoran Termahal Di Inggristribunnews

Perkantoran butik baru akan segera diluncurkan Enstar Capital  di Brooks Street, Inggris dalam minggu-minggu ini. Gedung perkantoran ini dipenuhi dengan marmer yang sangat  bergaya dari Art Deco serta tangga emas, kamar kecil dengan model yang eksekutif hotel Armani, bagian ini juga berlapis emas, lantai kayu yang khusus diimpor dari sebuah biara abad ke-16 di Tuscany.  Teras atap dan ruang makan juga disediakan oleh restoran beken La Petite Maison.

Para juru masak di La Petite Maison akan menyiapkan sampanye dan juga ada tiga porsi makanan yang disajikan melalui lift makanan, hampir di setiap waktu.

Gedung tersebut memiliki luas sebesar 6.000 kaki persegi atau sekitar 557,4 meter persegi. Gedung perkantoran ini dinilai paling mahal apabila dihitung per kaki persegi senilai 500 poundsterling atau sekitar  Rp 10,5 juta per kaki persegi.

Tahun 1936 properti ini pertama kali dibangun dan mempunyai pangsa besar, serta sebuah pintu masuk dan tangga dengan desain  Art Deco. Di tahun 1975, properti tersebut menjadi markas Tote City, yaitu bisnis kasino, yang berlangsung hingga tahun 1990-an. Grosvenor Estate kemudian memiliki kembali dan membiarkan perusahaan yang berbeda berada pada lantai yang berbeda pula. Gedung ini kemudian dibeli oleh Enstar Capital pada tahun 2009 sebab restoran La Petite Maison yang berada di lantai dasar adalah tempat makan favorit direksi pendiri Estar  yaitu Simon Lyons dan Farid Alizadeh.

Simon Lyons dan Farid Alizadeh baru-baru ini memulihkan restoran Adelphi Theatre tua di Strand, dari yang sebelumnya adalah sebuah sarana bermain biliar yang tidak menarik bahkan sangat lusuh disulap  menjadi empat buah rumah mewah.

Gedung perkantoran ini kalau dilihat  lebih mirip rumah Mayfair daripada perkantoran. Untuk setiap lantainya terdapat kamar kecil yang mewah sebab temboknya dilapisi mosaik "emas" sampai ke langit-langit.

Pintu gerbang Art Deco secara cermat diperbarui melalui tanda pintu masuk "54"hal ini untuk meniru logo Steve Rubell Studio 54 dari 1970s Manhattan.

Pada lantai satu dan kedua ada sebuah ruang kantor yang memiliki luas sebesar 2.000 kaki persegi atau sekitar 185,8 meter persegi.  Ruangan tersebut masing-masing tersedia untuk sewa selama 5 tahun dengan harga awal sebesar 250.000 poundsterling per tahun atau sekitar Rp 5,3 miliar.

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita