249 Jum'at, 02 Oktober 2015 | 16:41:58

Beijing Terapkan Konsep Paviliun Tanpa Paku

Beijing Terapkan Konsep Paviliun Tanpa Pakukompas

Beijing memang terkenal dengan arsitekturnya yang unik serta desainnya yang menarik, sehingga banyak sekali desain yang di buat oleh para arsitek beijing tersebut di minati banyak orang.

Sejak tahun lalu tepatnya satu tahun lalu, misalnya saja salah satu studio Arsitektur Penda, dimana telah mengembangkan satu desain struktural yang terbuat dari bambu dan tali. Struktur tersebut diberi nama Rising Canes yang akan di tampilkan dan di suguhkan pada saat acara Beijing Design Week 2015.

Desain yang unik dari sebuah paviliun, dimana paviliun tersebut tidak menggunakan paku atau sekrup sama sekali. Bahannya pun 100 persen bisa didaur ulang. Seluruh sudutnya diikat dengan menggunakan tali sehingga bekas yang ditinggalkan sangat sedikit. Dengan begitu, maka bambu-bambu tersebut bisa digunakan kembali setelah instalasi.

Pada saat pameran berlangsung, untuk para pengunjung dianjurkan menanamkan benih tanaman ke sebuah keranjang yang tersambung ke paviliun tersebut. Kemudian, vegetasi akan tumbuh bersama struktur. Selepas beberapa waktu, dimana alam akan menjadi elemen dasar bagi proyek tersebut. Paviliun tersebut diharapkan menjadi langkah pertama yang dapat diikuti, seperti sistem struktur yang seluruhnya modular, menggambarkan ekologi, serta mudah untuk meluas ke segala arah," tutur Penda.”

Bagi para arsitek pemilihan unsur bambu sebagai bahan konstruksi utama karena bambu memiliki akar yang panjang dan mencari ciri khas tradisional di China. Selain itu, bambu juga merupakan bahan bangunan yang sangat luar biasa dan keberadaannya sering dipandang tak layak dalam proses konstruksi arsitektur.

Sementara itu, arsitek telah menetapkan visi mereka untuk pengadaan proyek 10 tahun ke depan. Proyek tersebut terlebih dahulu dimulai dengan struktur kecil, lalu kemudian elemen individu yang dapat dibangun pada lokasi lain dalam rangka memperluas ukurannya.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita