247 Sabtu, 19 September 2015 | 15:47:05

Di Manila Forbes Park Jadi Incaran

Di Manila Forbes Park Jadi Incaranhousingestate

Kawasan yang paling diincar di Manila bahkan juga di Filipina memiliki luas area sekitar 260 ha. Rumornya di kota inilah tempat para konglomerat Filipina singgah ataupun berkumpul seperti para eksekutif ekspatriat dan para duta besar. Tercatat nama-nama pengusaha ternama yang bisa mendiami kawasan tersebut seperti  Lucio and Susan beliau adalah pemilik jaringan supermarket the Puregold Price Club  dan Robbie Antonio, kolektor benda seni dan managing director Century Properties, serta  keluarga Zobel de Ayala, pengembang Forbes Park dan CBD Makati.Forbes Park dibangun oleh  Ayala Corp pada masa tahun 1940-an tepatnya diwilayah yang biasa dikenal dengan nama Makati.

Sejak awal kawasan tersebut memang sudah dirancang untuk kawasan kaum elit, Forbes juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Manila Polo Club and the Manila Golf and Country Club. Kawasan ini mengambil nama dari nama William Cameron Forbes, yakni seorang gubernur jenderal Manila yang berkebangsaan Amerika beliau yang memperkenalkan olah raga polo ke Filipina

Awal dikembangkan, Makati saat itu  berada di pinggiran. Karena  itu rumah-rumah di Forbes Park, mempunyai tema  vila dan jarak antar rumah yang satu dengan yang lainnya juga sangat berjauhan. Rumah-rumah lama di sini pada umumnya dilengkapi dengan empat kamar, dengan ruang duduk dan ruang musik, serta ada dua ruang  dapur dan kolam renang.

Di sebelah utara dan selatan, terdapat San Antonio Plaza, yakni sebagai pusat komunitas yang berisi antara lain supermarket, restoran dan warung kopi. Disana Juga ada  Santuario de San Antonio, gereja serta  ruang serbaguna khusus untuk yang  berusia 40 tahun.

Forbes Park sekarang ditempati sekitar 2.500 keluarga. Meskipun cukup banyak, namun lingkungannya terasa sepi, bahkan pada waktu-waktu sibuk sekalipun. Fobes Park adalah kawasan paling eksklusif seantero Manila dan tidak bisa sembarang orang bisa masuk ke sini meskipun hanya sekedar berlalu lalang.

Sama halnya dengan  kota-kota lain, kawasan elit di Manila ini juga merupakan incaran untuk para kaum berduit di Filipina. Seperti,  profesional Manny Pacquiao. Tetapi, kabarnya rumah itu sudah dijual dengan harga sebesar 16 juta dolar AS atau sekitar Rp  216 miliar. Kenaikkan ini hampir dua kali lipat dari harga saat dibeli pada tahun 2011, yaitu sebesar 8 juta dolar AS.

Saat ini harga di Forbes cukup mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Hal ini dikarenakan kawasan ini adalah merupakan kawasan yang  paling eksklusif seantero Manila. Kawasan ini berada di antara dua pusat bisnis baru di Manila, yaitu CBD Makati dan Bonifacio Global City (BGC). Jarak ke BGC adalah sekitar 15 menit. BGC semakin tumbuh setelah berhasil menarik masuk salah satu raksasa teknologi Oracle dan akan jadi kantor pusat Bursa Efek Filipina. Di Manila hampir disemua kawasan tidak ada dengan akses ke segala fasilitas kenyamanan hidup seperti ini, demikian yang disampaikan  Claro Cordero, head of research JLL Philippines.

Bo Garcia, pemilik dealer BMW di Manila, mengatakan bahwa di sini memang investasi yang sangat baik dan beliau akan tinggal sampai tua di tempat ini. Saat ini Garcia masih menunggu persetujuan perijinan dari pengembangan dari rumah yang dibangun pada tahun 1970-an. Garcia membeli rumah di pasar seken seharga 8 juta dolar AS, setelah satu setengah tahun lalu, rumah itu akan diperluas, dengan enam kamar, dilengkapi dengan home theater, ruang pijat, elevator, gym serta garasi yang dapat menampung  hampir 12 mobil.

Sumber : housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita