286 Sabtu, 12 September 2015 | 11:50:55

Kegagalan Glorious Properti Holdings Ltd.

Kegagalan Glorious Properti Holdings Ltd.yanlord

Maraknya bisnis properti membuat semua orang tergiur akan keuntungan yang di dapatnya, sehingga membuat mereka ingin mengeluarkan uangnya untuk bermain investasi di bidang properti.

Memberikan katalog atau jual gambar yang lebih di kenal dalam bisnis properti biasa dilakukan, dan hal itu merupakan strategi utama untuk berjalannya sebuah bisnis properti.

Untuk dapat melakukan hal tersebut tidaklah mudah, ada ketentuan dan syarat yang perlu di perhatikan dimana pihak pengembang telah memiliki ijin dari otoritas setempat.

Tetapi yang menjadi pokok permasalahnnya adalah dimana pengembang sering kali mengabaikan pengurusan ijin tersebut dengan mengeluarkan berbagai macam alasan dan hal ini juga yang terjadi di Tiongkok.

Glorious Property Holdings Ltd., salah satu pengembang yang bertempat di Shanghai. Dengan usahanya yang nekat, perusahaan tersebut tetap akan menjual apartemen Shanghai Bay yang dibangunnya, meski pembangunannya belum sepenuhnya selesai serta belum mendapatkan ijin untuk menjual apartemen tersebut. Misalnya, tidak adanya bentuk unit apartemen tersebut serta brosur yang menjadi salah satu faktor penting yang harus ada di dalam memasarkan properti.

Apartemen yang akan dibangun ini menjadi proyek apartemen mewah dan berlokasi di distrik Xuhui, di dekat tepi Sungai Huangpu, serta berdekatan dengan jembatan Lu Pu dan di seberangnya terdapat the 2010 Shanghai World Expo.

Dibangun di atas lahan seluas 178.734 m2, proyek Shanghai Bay merupakan proyek yang memiliki konsep multifungsi dengan luas bangunan seluruhnya 81.714  m2.

Apartemen tersebut memiliki dua menara, di samping dua menara apartemen, terdapat juga hotel bintang lima, perkantoran, dan ruang komersial.

Tak hanya bermodalkan nekad saja, Glorious juga berani menargetkan harga jual apartemennya lebih tinggi dari harga rata-rata apartemen baru yang berada di New York, AS.

Perusahaan pengembang yang dipimpin oleh taipan Zhang Zhi Rong itu mampu menjual unit apartemennya sebanyak 120.000 – 150.000 yuan per m2 atau setara 18.820- 23.526 dollar AS per m2. Sedangkan harga apartemen baru di daerah Manhattan, New York, rata-rata 21.638 dolar AS per m2.

Apartemen  tersebut akan naik harganya dan menjadi apartemen yang mempunyai harga jual paling tinggi di Shanghai. Untuk harga jual sebelumnya masih dipegang oleh apartemen milik Poly Property Group Co yang berlokasi di area yang sama, sekitar 600 meter dari Shanghai Bay.

Centaline Group, salah satu agen properti terbesar di Tiongkok, yang mempunyai unit apartemen terbaik di proyek Poly tersebut dan terjual seharga 95.000 yuan per m2 (14.900 dolar AS/m2). 

Untuk dapat mencapai harga di atas 100.000 yuan per m2, proyek pembangunan apartemen ini harus mempunyai kualitas yang sangat tinggi. Dengan informasi yang ada, sebenarnya dapat di perkirakan harga rata-rata apartemen Shanghai Bay hanya 71.000 yuan per m2 (11.136 dolar AS/m2). “tutur ucap Lu Wenxi, analis dari Centaline Group.

Stephanie Lau, analis Moody’s Investors Service – Hong Kong menuturkan, bahwa harga jual apartemen Shanghai Bay di perkirakan di kisaran 80.000 – 100.000 yuan per m2. Itu pun tidak untuk saat ini, tapi nanti sekitar 3-4 bulan ke depan, ketika semua sudah beres.

Tindakan yang dilakukan oleh pengembang Glorious memang tergolong sangat nekad. Saat ini Glorious sedang kelimpungan dikejar waktu untuk membayar hutang obligasi sebesar 300 juta dolar AS (Rp 4,3 triliun) yang akan jatuh tempo bulan depan.

Tak berbeda halnya dengan pengembang Tiongkok lain, kondisi  yang sedang dialami Glorious saat ini memang sedang kritis. Dengan sekuritas yang dijual seharga 67,510 sen (dalam mata uang dolar AS) dan berbunga 13 persen akan jatuh tempo tanggal 25 Oktober 2015.

Dari data yang telah ada, di beritakan bahwa Glorious hanya mempunyai uang 205 juta yuan (32,1 juta dolar AS), dan Glorious juga memiliki hutang yang lain sebesar 21,8 miliar yuan, saat ini perusahaan Glorious tidak bisa membayar  hutangnya, dimana hutang pokoknya sudah mencapai nominal 1,82 miliar yuan dengan bunganya 5,4 miliar yuan, yang seharusnya dibayarkan pada Juni lalu.

Sejak tanggal 2 September 2015, Standard & Poor’s (S&P) telah menurunkan peringkat Glorious ke CC, dimana turun sebanyak sebelas tingkat lebih rendah di bawah investment grade.

Lembaga yang membuat rating atau peringkat untuk para developer tesebut  memperkirakan dalam waktu dekat ini akan segera menurunkan peringkat Glorious, perusahaan ini akan di nobatkan perusahaan yang gagal dalam pengelolaan usahanya dalam bidang properti. 

Dengan melihat kejadian ini, beberapa pihak kreditor telah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan Glorious memohon keringanan pembayaran serta jangka waktu untuk pembayaran hutang-hutangnya.

Jika pihaknya sedang mengatur pembayaran hutangnya yang jatuh bulan depan, dan hal itu tidak mempunyai dengan penjualan dari apartemen Shanghai Bay. “tutur Doris Chung salah satu pihak investor relations official”.

Dalam masalah ini Doris Chung tidak menjelaskan dengan detail solusi apa yang akan di lakukan untuk bisa mendapatkan uang.  Apabila seluruh unit apartemen Shanghai Bay bisa terjual uang hasil dari penjualan tersebut pastinya akan  digunakan untuk membayar hutang kredit konstruksi dan hutang lainnya, bukan hutang luar negerinya,” tandas Christopher Yip, credit analyst S&P, Hong Kong”.

Bahkan Stephanie meragukan apartemen Shanghai Bay akan laku. Karena menjual apartemen kelas atas dengan unit  yang berukuran besar pada saat kondisi pasar saat ini adalah hal yang sangat menantang,”tuturnya”.

 

Sumber : Housing Estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita