206 Kamis, 09 Juli 2015 | 11:13:30

Berdasarkan Survei Properti Dubai Akan Naik

Berdasarkan Survei Properti Dubai Akan NaikKompas

Berdasarkan survei pasar intelijen London Business School, koreksi pasar properti drastis di Dubai diprediksi tidak akan terjadi.

Survei yang telah dilakukan atas lebih dari 200 eksekutif bisnis dalam menganalisa ledakan pasar perumahan dan kemungkinan properti lain di Dubai. Hasilnya adalah 84 persen dari responden tidak percaya harga properti akan turun seperti saat koreksi pasar 2008-2009.

Joao Cocco, selaku Profesor Keuangan London Business School, mengatakan sebagian besar eksekutif yang disurvei tidak percaya bahwa akan ada penurunan drastis pada harga perumahan di Dubai selama satu tahun kedepan. Dari semua perserta yang disurvei hanya tiga persen saja dari mereka yang mengharapkan penurunan tahunan lebih besar dari 20 persen.

Standard & Poor’s Ratings Services percaya bahwa koreksi mendatang saat bertambahnya pasokan dan permintaan yang lebih rendah akan menghasilkan koreksi moderat 10 hingga 20 per persen di sektor perumahan Dubai. Tetapi, tidak seperti krisis pada tahun 2009.

Ahli properti Cluttons berpendapat, peraturan properti baru di Uni Emirat Arab (UEA) yang bertujuan untuk membatasi aktivitas spekulan, telah membantu menangkal kemungkinan pasar properti Dubai overheating.

Di sisi lain, Survei London Business School menemukan, meskipun spekulasi dari para analis di seluruh properti UEA tentang adanya kenaikan harga properti dan risiko gelembung properti, hampir 47 persen responden akan berinvestasi di pasar properti Dubai.

Lebih dari sepertiga mengutip prospek ekonomi yang kuat di Dubai sebagai alasan utama mereka untuk berinvestasi. Alasan lain termasuk hasil sewa tinggi dan alasan pribadi, termasuk kualitas hidup yang tinggi di UEA dan preferensi konsumen untuk membeli bukan menyewa.

Sebanyak 44 persen dari responden mengatakan, pembatasan lebih besar pada pasokan properti paling efektif membatasi spekulasi pasar dan mencegah gelembung di masa depan. Sementara 18 persen responden percaya, kelayakan ketat untuk pinjaman keuangan rumah juga akan membantu mencegah gelembung properti.


Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita